Kabupaten Tanah Datar

Barayo di Sungayang: Panggung Seni, Silaturahmi, dan Harapan Ekonomi Nagari

71
×

Barayo di Sungayang: Panggung Seni, Silaturahmi, dan Harapan Ekonomi Nagari

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Semangat kebersamaan pasca-Ramadan terasa kental dalam pentas seni bertajuk Barayo di Sungayang yang digelar di Lapangan Bungo Setangkai, Nagari Sungayang, Senin malam (23/3). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang temu emosional antara masyarakat kampung halaman dengan para perantau yang pulang merayakan Idul Fitri.

Di bawah gemerlap lampu dan antusiasme warga, ragam pertunjukan seni tradisional ditampilkan oleh anak nagari. Riuh tepuk tangan menjadi bukti bahwa seni masih menjadi bahasa universal yang menyatukan, melampaui jarak dan waktu.

Ketua panitia, Rahmat Hidayat dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak sponsor yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Barayo di Sungayang dirancang bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi sebagai medium mempererat silaturahmi antara masyarakat di kampung dengan para perantau.

“Momentum ini kami harapkan menjadi ajang memperkuat kebersamaan, sekaligus mendorong pengembangan seni lokal dan memberi ruang bagi pelaku UMKM anak nagari untuk tumbuh dan dikenal lebih luas,” ujar Rahmat.

Sementara itu Wali Nagari Sungayang Marta Arigo Dt. Paduko Marajo Nan Leak, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai budaya tersebut. Ia juga mengungkapkan capaian membanggakan, di mana Nagari Sungayang masuk sebagai nominasi Nagari Creative Hub tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Ini adalah bukti bahwa kreativitas masyarakat Sungayang terus berkembang. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi pemicu lahirnya inovasi baru yang berbasis potensi lokal,” katanya.

Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Tanah Datar yang diwakili Camat Sungayang Abdi Hardifala S.I.P., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan acara tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan program unggulan daerah yang menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat.

“Pentas seni seperti ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat identitas sosial masyarakat. Ini adalah wujud nyata silaturahmi yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Inhendri Abbas, didampingi Kabid Ekonomi Kreatif Dr. Alfi Hidayati, unsur Forkopimca, Kepala UPT, BPRN, KAN, Ketua TP-PKK, serta para perantau dan bahkan wisatawan mancanegara yang ikut menyaksikan kemeriahan acara.

Lebih dari sekadar perayaan, Barayo di Sungayang menjadi cerminan bagaimana budaya, ekonomi, dan kebersamaan dapat bertemu dalam satu panggung. Di tengah arus modernisasi, nagari ini menunjukkan bahwa akar tradisi tetap bisa menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke masa depan(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *