Kabupaten Tanah Datar

BKMT Tanah Datar Rayakan 25 Tahun Pengabdian, Masjid Raya Tanjung Jadi Pusat Syiar dan Edukasi Umat

168
×

BKMT Tanah Datar Rayakan 25 Tahun Pengabdian, Masjid Raya Tanjung Jadi Pusat Syiar dan Edukasi Umat

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Masjid Raya Tanjung, Kecamatan Sungayang, menjadi panggung syiar Islam yang hidup dan membumi saat Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Tanah Datar memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 tahun 2025, Minggu (18/1).

Peringatan ini diisi dengan Lomba Qasidah Rebana serta lomba penyelenggaraan jenazah— dua agenda yang memadukan nilai seni, spiritualitas, dan keterampilan sosial-keagamaan.
Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak, mencerminkan peran BKMT sebagai penggerak dakwah yang tak hanya menyentuh ranah ibadah, tetapi juga penguatan kapasitas umat di tingkat nagari.

Wali Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, Ridwan Amri, A.Md dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-25 kepada BKMT Tanah Datar. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan dengan menunjuk Nagari Tanjung sebagai tuan rumah.

“Ini kehormatan bagi kami. Semoga peringatan ini menjadi penguat silaturahmi dan penggerak semangat keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya, seraya berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda.

Ketua BKMT Nagari Tanjung, Asih Permani Putri, ST melaporkan antusiasme peserta yang tinggi. Lomba Qasidah Rebana diikuti oleh 27 kelompok, sementara lomba penyelenggaraan jenazah diikuti 20 tim dari nagari se-Kabupaten Tanah Datar.

“Ini bukti bahwa pembinaan majelis taklim tidak berhenti pada kajian, tetapi juga praktik keagamaan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua BKMT Kabupaten Tanah Datar Drs. Maswardi, M.BA menegaskan bahwa usia 25 tahun merupakan fase kedewasaan organisasi. BKMT, menurutnya, harus terus relevan dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar dakwah.

“BKMT hadir untuk memperkuat peran perempuan dalam dakwah yang santun, inklusif, dan berkelanjutan. Seni qasidah menghidupkan syiar, sementara keterampilan penyelenggaraan jenazah meneguhkan kepedulian sosial,” tegasnya.

Arahan pemerintah daerah disampaikan oleh Staf Ahli Politik, Hukum dan Pemerintahan mewakili Bupati Tanah Datar Drs. Erizanur. Ia mengapresiasi konsistensi BKMT dalam membina umat hingga ke akar rumput.

“BKMT adalah mitra strategis pemerintah dalam penguatan moral, ketahanan sosial, dan pembangunan karakter. Kegiatan seperti ini memperkuat nilai gotong royong dan kesiapsiagaan sosial di nagari,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sungayang Abdi Hardifala, S.IP, M.Si, para wali nagari se-Kecamatan Sungayang, Ketua BPRN Nagari Tanjung Yori Firmansyah, Ketua KAN Hendrius, Dt. Majo Indo, Ketua pengurus mesjid Raya Tanjung Azmer Khatab, serta para oficcial dan peserta dari seluruh tim.

Peringatan HUT ke-25 BKMT Tanah Datar ini menegaskan satu pesan penting: dakwah yang hidup adalah dakwah yang menyentuh hati, menguatkan kompetensi, dan hadir di tengah kebutuhan nyata masyarakat(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *