Kabupaten Tanah Datar

Bupati Turun Tangan, Usulan Dana Pascabencana Dikebut: “Tanpa Data Kuat, Pusat Tak Akan Melirik”

5
×

Bupati Turun Tangan, Usulan Dana Pascabencana Dikebut: “Tanpa Data Kuat, Pusat Tak Akan Melirik”

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Tanah Datar kini memasuki fase krusial: pertarungan data dan ketepatan perencanaan. Bupati Eka Putra memimpin langsung rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (2/4), guna memastikan usulan pendanaan ke pemerintah pusat melalui skema Transfer ke Daerah (TKD) tersusun tajam dan tidak meleset dari kebutuhan lapangan.

Dalam rapat yang digelar di kantor bupati itu, Eka Putra menegaskan satu hal mendasar: tanpa data valid dan terukur, harapan mendapatkan dukungan pusat hanya akan menjadi formalitas administratif.

“Usulan harus benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan. Data yang lengkap dan valid adalah kunci agar pusat merespons cepat,” tegasnya.

Ia menyoroti pentingnya sinergi lintas OPD, tidak hanya dalam menyusun dokumen, tetapi juga dalam membaca tingkat kerusakan dan dampak secara objektif. Menurutnya, setiap angka yang diajukan harus bisa dipertanggungjawabkan, karena menjadi dasar penentuan alokasi anggaran dari pusat.

Lebih dari sekadar mengirim proposal, Bupati juga mengingatkan OPD untuk bersiap pada tahap eksekusi. Koordinasi, kata dia, tidak boleh berhenti di meja rapat—melainkan harus berlanjut hingga program benar-benar berjalan di lapangan.

“Jangan hanya fokus mengusulkan. Pastikan kita siap menjalankan begitu anggaran disetujui, agar pemulihan infrastruktur, ekonomi, dan sosial masyarakat bisa cepat dirasakan,” ujarnya.

Eka Putra juga menggarisbawahi bahwa usulan daerah terdampak bencana adalah “tiket utama” untuk mendapatkan perhatian pusat. Tanpa perencanaan yang solid dan terstruktur, kebutuhan daerah berisiko terpinggirkan dalam persaingan anggaran nasional.

Rapat yang dimoderatori Riswandi itu turut dihadiri Sekda Abdurrahman Hadi, para asisten, inspektur, hingga kepala OPD yang memaparkan langsung usulan masing-masing sektor.

Pesan dari rapat ini jelas: pemulihan pascabencana bukan hanya soal kecepatan, tetapi soal ketepatan. Dan di tengah keterbatasan anggaran, hanya daerah dengan data kuat dan perencanaan matang yang akan memenangkan perhatian pusat(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *