Kota Padangpanjang

Cita Rasa Gurih Jadi Daya Tarik, Daging Sapi Padang Panjang Ramai Diburu Saat Puasa

2
×

Cita Rasa Gurih Jadi Daya Tarik, Daging Sapi Padang Panjang Ramai Diburu Saat Puasa

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.com– Memasuki hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, denyut aktivitas perdagangan di Pasar Pusat Padang Panjang meningkat tajam. Salah satu komoditas yang paling banyak diburu masyarakat adalah daging sapi segar khas Padang Panjang yang dikenal gurih dan berkualitas.

Sejak pagi hari, los daging dipenuhi pembeli yang datang silih berganti. Tidak hanya warga lokal, sejumlah pembeli dari luar kota pun terlihat turut berburu daging segar untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, drh. Wahidin menyebutkan, meningkatnya permintaan daging saat Ramadan merupakan tren tahunan. Namun, ia memastikan ketersediaan stok tetap aman dan kualitas tetap terjaga.

“Alhamdulillah, setiap Ramadan permintaan memang naik. Kami pastikan stok tersedia dan kualitas daging yang beredar sudah melalui pemeriksaan kesehatan hewan serta proses pemotongan sesuai standar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh daging sapi yang dijual di pasar berasal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Padang Panjang yang telah mengantongi Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Selain memenuhi standar sanitasi dan higiene, proses penyembelihan juga dilakukan oleh juru sembelih halal bersertifikat dari Majelis Ulama Indonesia.

“Produk yang keluar dari RPH telah memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Jadi masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas maupun kehalalannya,” jelasnya.

Salah seorang pedagang mengaku penjualan meningkat signifikan dibanding hari biasa. Dalam sehari, volume penjualan bisa naik hampir dua kali lipat karena banyak warga menyiapkan hidangan khas Ramadan seperti rendang, gulai, dan semur daging.

Pembeli pun mengakui cita rasa daging sapi Padang Panjang yang lebih gurih dan teksturnya yang lembut menjadi alasan utama mereka tetap memilih berbelanja di pasar tradisional.

Pemerintah Kota berharap momentum Ramadan ini dapat semakin memperkuat citra daging sapi lokal sebagai salah satu produk unggulan daerah. Selain menjaga ketersediaan pasokan, pengawasan mutu juga terus ditingkatkan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci.

Dengan jaminan mutu, sertifikasi lengkap, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, daging sapi Padang Panjang optimistis tetap menjadi primadona di meja makan warga sepanjang Ramadan. (gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *