Kabupaten Tanah Datar

Dari Meja Buka Puasa ke Meja Kebijakan: Aspirasi Tanah Datar Menyasar Pusat

5
×

Dari Meja Buka Puasa ke Meja Kebijakan: Aspirasi Tanah Datar Menyasar Pusat

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Silaturahmi dan buka puasa bersama di Pagaruyung, Senin (2/3), bukan sekadar agenda Ramadan. Di balik suasana hangat, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan momentum ini untuk “mengetuk pintu pusat”—mendorong percepatan pemulihan pascabencana dan peningkatan kualitas tenaga kerja.

Pertemuan yang dihadiri Afriansyah Noor itu menjadi ruang strategis menyampaikan langsung kebutuhan daerah. Asisten I Setdakab Tanah Datar, Elizar mewakili Bupati secara terbuka mengajukan aspirasi masyarakat, mulai dari penguatan keterampilan hingga dukungan pemulihan ekonomi.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi upaya mempercepat solusi,” menjadi pesan yang tersirat dari pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Afriansyah Noor memberi sinyal positif. Ia memastikan usulan yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian, membuka peluang intervensi program dari pemerintah pusat ke daerah.

Namun, di balik janji tersebut, ada tantangan klasik: bagaimana memastikan aspirasi tidak berhenti di forum seremonial. Tanah Datar kini berada pada fase krusial—membutuhkan dukungan konkret untuk bangkit, bukan sekadar komitmen.

Kehadiran ninik mamak, bundo kanduang, dan tokoh masyarakat dalam forum ini juga memperkuat legitimasi aspirasi yang disampaikan. Artinya, yang dibawa ke meja pusat bukan hanya suara pemerintah, tetapi representasi kebutuhan kolektif masyarakat.

Momentum Ramadan ini akhirnya memperlihatkan wajah lain diplomasi daerah: sederhana dalam bentuk, tetapi strategis dalam tujuan. Dari meja buka puasa, arah kebijakan diharapkan mulai bergerak(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *