Kabupaten Tanah Datar

Dari Mimbar Syuhada Tanjung Alam, Polda Sumbar Tegaskan Ramadhan sebagai Titik Balik Moral dan Sosial Masyarakat

22
×

Dari Mimbar Syuhada Tanjung Alam, Polda Sumbar Tegaskan Ramadhan sebagai Titik Balik Moral dan Sosial Masyarakat

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Tim V Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat yang diketuai oleh Kapolda Sumbar IrjenPol Gatot Tri Suryanta mengunjungi Masjid Syuhada Jorong Duo Baleh Koto, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Minggu (22/2).

Kunjungan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang hangat antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam semangat ibadah dan kebersamaan.

Rombongan Tim Safari Ramadhan Provinsi disambut antusias oleh jamaah dan masyarakat setempat yang diawali buka bersama. Turut hadir Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi, S.STP, M.Si, Kepala BKPSDM Drs. Yusrizal, para Pejabat Utama Polres Tanah Datar, Camat Tanjung Baru, Wali Nagari, serta tokoh masyarakat.

Pengurus Masjid Syuhada, M. Akhir Khatib dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Tim Safari Ramadhan Provinsi.

“Kehadiran Bapak Kapolda dan rombongan merupakan kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami. Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah dan aparat terhadap kehidupan keagamaan masyarakat hingga ke nagari,” ujarnya.

Ia berharap silaturahmi tersebut membawa keberkahan serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun Tanah Datar yang religius dan harmonis.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar Nur Ichsan Dwi Septiyanto dalam sambutannya menyampaikan pesan agamis sekaligus ajakan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan.

“Ramadhan adalah madrasah pembinaan karakter. Melalui puasa, kita dilatih menahan diri, menjaga lisan, dan memperkuat kepedulian sosial. Semangat inilah yang terus kita dorong, termasuk melalui Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) yang hari ini telah memasuki hari ke-187,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa GSB bukan hanya gerakan ibadah, tetapi juga gerakan moral dan sosial untuk mempererat ukhuwah serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Tanah Datar.

Arahan Kapolda Sumbar yang diwakili oleh Kabiro Operasi Polda Sumbar Kombes Pol Dessy Ismail, S.I.K menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembenahan diri.

“Ramadhan bukan hanya ritual tahunan, tetapi kesempatan untuk membentuk pribadi yang lebih baik—lebih jujur, lebih disiplin, dan lebih peduli. Jika nilai-nilai ini tertanam kuat, maka keamanan dan ketertiban akan tumbuh dari kesadaran masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk Masjid Syuhada, serta 40 buah Al-Qur’an dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kegiatan keagamaan di nagari.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mencerminkan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya agenda seremonial, melainkan jembatan penguat kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Di tengah suasana Ramadhan, pesan yang mengemuka jelas: keamanan lahir dari ketakwaan, dan kebersamaan tumbuh dari silaturahmi yang tulus(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *