Kabupaten Tanah Datar

Dari Surau hingga Rumah RJ, Kapolres Tanah Datar Bangun Keamanan Berbasis Adat

30
×

Dari Surau hingga Rumah RJ, Kapolres Tanah Datar Bangun Keamanan Berbasis Adat

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Kapolres Tanah Datar menggelar silaturahmi bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta niniak mamak se-Kabupaten Tanah Datar, Rabu (28/1), di Aula UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian dan unsur adat dalam menjaga ketertiban serta keharmonisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bupati Tanah Datar yang diwakili Kepala Dinas PMDPPKB, Drs. Herison, menilai silaturahmi ini sebagai langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan tokoh adat.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peran niniak mamak dan lembaga adat sangat penting dalam menjaga nilai-nilai sosial dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara bijak. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mewujudkan Tanah Datar yang aman dan harmonis,” ujar Herison.

Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Dt. Andomo, juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Tanah Datar. Ia menilai inisiatif silaturahmi ini sebagai langkah luar biasa demi kebaikan Luhak Nan Tuo. Menurutnya, AKBP DR. Nur Ichsan Dwi Septiyanto merupakan Kapolres pertama dan satu-satunya yang menginisiasi pertemuan terbuka dengan seluruh unsur adat se-Tanah Datar.

“Kami mengapresiasi Kapolres Tanah Datar yang telah membuka ruang silaturahmi ini. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat kebersamaan demi Tanah Datar yang lebih baik. Sepanjang sejarah, baru kali ini ada Kapolres yang secara khusus mengumpulkan niniak mamak dan lembaga adat dalam satu forum,” tegas Dt. Andomo.

Dalam paparannya, Kapolres Tanah Datar AKBP DR. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, SH, S.I.K., M.I.K., menjelaskan sejumlah inovasi yang telah diinisiasi Polres Tanah Datar dengan melibatkan peran masyarakat dan tokoh adat. Inovasi tersebut diarahkan pada upaya pencegahan persoalan sosial, penguatan nilai keagamaan dan adat, serta penyelesaian konflik secara berkeadilan.

Beberapa program yang disampaikan antara lain penguatan kampung berbasis nilai adat dan agama sebagai upaya pencegahan perilaku menyimpang menurut norma masyarakat setempat, pembentukan Tim Restorative Justice (RJ) dan Rumah RJ sebagai sarana penyelesaian masalah secara musyawarah, penguatan komunikasi lintas generasi, serta program “Baliak ka Surau” untuk membangun karakter generasi muda.

“Seluruh inovasi ini bermuara pada satu tujuan, yaitu menciptakan Tanah Datar yang kondusif, aman, dan madani. Kami menyadari bahwa tugas menjaga keamanan tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian, tetapi harus melibatkan niniak mamak, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan antara Polres Tanah Datar dan lembaga adat dalam menjaga ketenteraman serta memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan antara kepolisian dan pemangku adat demi masa depan Luhak Nan Tuo yang lebih baik(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *