Kota Padang

Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT di Sumbar, Fadly Amran: Keluarga Benteng Utama Generasi Muda

16
×

Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT di Sumbar, Fadly Amran: Keluarga Benteng Utama Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir menghadiri sekaligus menandatangani Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT yang digelar di kawasan Car Free Day depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Minggu (21/6/2026) pagi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau bersama Forkopimda Sumbar itu dihadiri ribuan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mewakili Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, Danrem 032/Wirabraja Aji Mimbarno, Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid, serta Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar.

Sebagai simbol komitmen bersama, para peserta menandatangani kain putih sepanjang satu kilometer yang berisi penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba, penyimpangan seksual seperti LGBT, tawuran, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.

Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi LKAAM Sumbar dan Forkopimda Sumbar yang menggagas deklarasi tersebut sebagai langkah nyata dalam melindungi generasi muda Minangkabau dari berbagai ancaman sosial.

“Pemko Padang mengapresiasi deklarasi ini sebagai wujud komitmen bersama menolak berbagai bentuk penyimpangan. Kota Padang dan Sumatera Barat harus menjadi daerah yang diberkahi dengan berlandaskan nilai agama dan budaya sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujar Fadly.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya pencegahan berbagai perilaku negatif melalui Program Unggulan Smart Surau dan Program Sinergi Nagari yang diperkuat dengan peran Dubalang Kota.

Selain itu, Pemko Padang juga tengah menyiapkan penguatan regulasi melalui sinergi Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) dengan Perda Penguatan Nagari di Dalam Kota.

“Sinergi regulasi ini akan memperkuat peran hukum adat dalam pembinaan serta pemberian sanksi sosial terhadap berbagai perilaku menyimpang,” katanya.

Fadly juga mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda.

“Keluarga adalah garda terdepan dalam membentuk karakter anak. Jangan sampai lengah terhadap perkembangan mereka. Mari bersama-sama mendukung program Smart Surau, Sinergi Nagari, dan berbagai program lainnya untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan deklarasi tersebut merupakan komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan berbagai pengaruh negatif lainnya.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat ibadah hingga masyarakat.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan, sekolah hingga tempat ibadah. Mari kita pastikan tidak ada lagi anak-anak kita yang menjadi korban narkoba dan seluruh program yang telah dicanangkan dapat dijalankan secara konsisten,” tegas Gatot.

Kapolda juga mendorong pembentukan Kampung Bebas Narkoba serta pemberian penghargaan kepada generasi muda yang aktif dalam pembinaan karakter dan kegiatan positif.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid menyebut pencegahan merupakan strategi paling efektif untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan survei prevalensi tahun 2019, sekitar 65 ribu warga Sumbar pernah menyalahgunakan narkotika, sementara kapasitas rehabilitasi masih terbatas.

Karena itu, menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah munculnya pengguna baru.

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Datuak Sati turut mengajak seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat mengalokasikan anggaran khusus guna mendukung program pencegahan narkoba dan pembinaan generasi muda sebagai tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *