Solok, Relasipublik.com – Kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama di kawasan Tabek, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. Jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian itu mengalami kerusakan di sejumlah titik sehingga menyulitkan kendaraan melintas, terutama saat musim hujan.
Bagi masyarakat Supayang, jalan bukan sekadar sarana transportasi, tetapi menjadi urat nadi perekonomian. Setiap hari, petani harus melewati ruas tersebut untuk membawa berbagai hasil bumi menuju pasar. Kondisi jalan yang rusak membuat biaya angkut meningkat, waktu tempuh lebih lama, bahkan tidak jarang hasil panen terlambat dipasarkan.
Di tengah keterbatasan tersebut, Ketua Pemuda Supayang, H. Rusli, mengambil langkah nyata dengan menggunakan dana pribadinya untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Perbaikan dilakukan dengan pengecoran beton pada beberapa titik di Jalan Tabek Supayang yang selama ini dinilai paling parah. Aksi tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi aktivitas warga.
H. Rusli mengatakan, perbaikan jalan ini lahir dari rasa kepedulian terhadap kampung halaman serta keinginan untuk meringankan beban masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas dan mengangkut hasil pertanian. Melihat kondisinya yang sudah lama rusak, saya berinisiatif memperbaikinya menggunakan rezeki yang Allah titipkan. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan bisa membantu masyarakat, memperlancar aktivitas petani, dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar H. Rusli kepada media ini di kediamannya, Selasa (21/07/26)
Tidak hanya memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan, H. Rusli juga tengah membangun sebuah masjid yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Nagari Supayang untuk dimanfaatkan sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan fisik sekaligus pembangunan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Saya berharap masjid ini nantinya dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan agama, serta mempererat silaturahmi masyarakat. Setelah pembangunannya selesai, insyaallah akan kami serahkan kepada Nagari Supayang agar dapat dikelola dan dimanfaatkan bersama oleh seluruh masyarakat,” kata H. Rusli.
Salah seorang petani setempat, Doni, mengaku sangat bersyukur atas kepedulian H. Rusli terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Kami sebagai petani sangat merasakan manfaatnya. Dulu kendaraan sering terjebak karena jalan rusak sehingga biaya angkut hasil panen menjadi lebih mahal dan memakan waktu. Sekarang jalan sudah dicor, kami lebih mudah membawa hasil pertanian keluar. Kami juga bangga karena selain memperbaiki jalan, Pak H. Rusli juga membangun masjid yang nantinya menjadi milik masyarakat. Semoga kebaikan beliau dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Doni.
Menurut Doni, jalan yang layak akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat karena distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Masyarakat berharap semangat kepedulian seperti yang ditunjukkan H. Rusli dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun kampung halaman. Perbaikan jalan dan pembangunan masjid dinilai menjadi dua langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan warga Nagari Supayang.
Dengan membaiknya akses Jalan Tabek Supayang serta hadirnya masjid baru yang akan menjadi aset Nagari Supayang, diharapkan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dan semangat gotong royong terus terjaga demi kemajuan nagari. (A3)












