PASAMAN, RELASIPUBLIK – Bupati Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Welly Suhery ST, menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran TNI di daerah ini karena daerah dan masyarakatnya sudah dibantu dengan pembangunan sejumlah unit jembatan.
“Keberadaan sejumlah unit jembatan itu benar-benar sangat membantu daerah dan masyarakat kami,” ujar Bupati Welly dalam acara ramah tamah dengan Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno SAP. MA dan jajarannya.
Dalam ramah tamah di Balerong Pusako Anak Nagari Lubuk Sikaping, Kamis (30/7/2026), tersebut tampak hadir antara lain Wakil Bupati Pasaman.H. Parulian, Ketua DPRD Nelfri Asfandi, yang mewakili Kapolres, Sekdakab Yudesri, Dandim 0305 Pasaman dan undangan lainnya.
Menurut Bupati Welly, sejumlah unit jembatan yang dibangun TNI melalui Kodim 0305 Pasaman antara lain jembatan bally di Kecamatan Rao Mapat Tunggul dan sebanyak tiga unit jembatan gantung yang tersebar di beberapa tempat.
“(Pembangunan sejumlah unit jembatan) ini benar-benar sangat membantu masyarakat kita,” tambah mantan anggota DPRD Kabupaten Pasaman tersebut.
Bupati Welly menunjuk contoh pembangunan jembatan di Rao Mapat Tunggul, yang sudah lama ditunggu-tunggu dan diidam-idamkan oleh masyarakat di daerah itu.
“Karena kalau kita hendak menuju ke Nagari Muaro Bais, mesti melewati dua sungai. Kalau cuaca sedang tidak hujan, mobil bisa masuk menyebur ke dalam sungai,” sebut Bupati Welly Suhery.
Menyusul setelah jembatan selesai dibangun jajaran TNI, sambung Bupati Welly, masyarakat tidak akan kesulitan melakukan mobilitas di kawasan tersebut .
Kawasan yang sudah terhubung, imbuh Bupati Welly, selain mempermudah mobilitas masyarakat, juga memungkinkan akan terbukanya sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru.
“Harga barang-barang yang didatangkan dari luar akan bisa ditekan,” tandasnya. Sementara komoditas pertanian, perkebunan dan perikanan yang dihasilkan masyarakat harganya terangkat karena upah angkut sudah bisa ditekan.
Pada bagian lain Bupati Welly Suhery, juga berterimakasih dengan kunjungan Danrem tersebut. “Karena Pasaman merupakan daerah terujung, kunjungan Pak Danrem memiliki makna yang besar bagi kami,” ungkapnya.
“Itu artinya, Pasaman mendapat perhatian khusus dari jajaran TNI,” tambahnya. Apalagi posisi geografis Pasaman berbatasan langsung dengan provinsi tetangga, antara lain dengan Kabupaten Madina di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Dalam sambutannya, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno mengatakan kunjungannya dimaksudkan untuk melihat secara langsung kodim-kodim yang berada di bawah naungan Korem 032/Wirabraja.
Menurut sumando urang Pikumbuh itu, sebenarnya sudah sejak lama ia berencana mengadakan kunjungan kerja ke Pasaman. “Tapi ada-ada saja kendala yang terpaksa menunda kunjungan saya ke daerah ini,” sebutnya
Setelah mendatangi langsung Pasaman, Brigjen TNI Aji Mimbarno mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap daerah ini. “Terutama kondisi geografisnya ternyata sangat menantang,” ungkapnya.
Kesan lain, menurutnya, kondisi daerah masih didominasi hutan, yang menawarkan hamparan hijau yang menyejukkan, yang pararel dengan suasana tenang dan nyaman yang dilalui oleh masyarakatnya.
“Ketika saya tanya, apakah tingkat kriminalitas di daerah ini tinggi?” ungkapnya. “Jawaban yang saya peroleh ternyata tidak,” tandasnya.
Yang lebih membanggakan lagi, sambung Danrem, Pasaman nyaris tidak terpengaruh oleh fenomena alam yang bernama El Nino. “Buktinya, pagi-pagi di sini sudah turun hujan,” ungkapnya. (spa)












