Kabupaten Tanah Datar

Gerai Belum Berdiri, KDMP Saruaso Tetap Bergerak Bangun Nagari

27
×

Gerai Belum Berdiri, KDMP Saruaso Tetap Bergerak Bangun Nagari

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com /Tanah Datar

Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tanah Datar dinilai masih menghadapi kendala serius dalam pengembangan usaha, terutama akibat belum tersedianya lahan untuk pembangunan gerai koperasi. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat rencana usaha dan pelayanan koperasi kepada masyarakat.

Salah satu koperasi yang mengalami persoalan tersebut adalah KDMP Nagari Saruaso. Meski telah aktif beroperasi dan menjalin kemitraan dengan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) seperti Bulog, Pupuk Indonesia, Pos Indonesia, Pertamina Patra Niaga, PLN, Bank Mandiri, dan BRI, hingga kini koperasi tersebut belum memiliki gerai maupun kepastian lahan untuk pembangunannya.

Ketua KDMP Nagari Saruaso, Efendi Intan Gagah, saat ditemui di Batusangkar, Rabu (1/4/2026), mengatakan bahwa pihak pengurus telah beberapa kali berkoordinasi dengan pemerintah nagari terkait penyediaan lahan, namun belum memperoleh kepastian.

“Sampai hari ini gerai KDMP Nagari Saruaso memang belum ada, bahkan lahannya pun belum jelas. Kami sudah beberapa kali menemui Wali Nagari dan juga menanyakan kepada Business Assistant (BA) sebagai pendamping KDMP, tetapi belum ada jawaban yang pasti,” ujar Efendi.

Menurutnya, pemerintah nagari sebelumnya telah menyampaikan bahwa beberapa titik lokasi sedang diupayakan untuk pembangunan gerai. Namun, setelah lebih dari lima bulan, belum ada satu pun lokasi yang dipastikan dapat digunakan.

Efendi menilai, jika pemerintah nagari serius membahas persoalan ini melalui musyawarah bersama unsur nagari, solusi penyediaan lahan seharusnya bisa ditemukan. Ia menyebut pentingnya peran Tigo Tungku Sajarangan, Tigo Tali Sapilin, yakni unsur Pemerintahan Nagari, BPRN, dan KAN, dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kalau pemerintah nagari mau memusyawarahkan bersama unsur nagari, penyediaan lahan ini tentu bisa diusahakan. Kuncinya ada di tangan Wali Nagari,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi Nagari Saruaso yang memiliki wilayah cukup luas di Kecamatan Tanjung Emas. Karena itu, menurut dia, pencarian lahan seluas 20 x 30 meteruntuk pembangunan gerai semestinya dapat diwujudkan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.

Meski belum memiliki gerai, Efendi mengatakan pengurus koperasi tetap menjalankan aktivitas pelayanan kepada masyarakat dari sekretariat sementara yang dipinjamkan oleh nagari di kawasan Balai Ahad. Koperasi juga masih aktif melayani masyarakat yang ingin bergabung sebagai anggota.

Selain itu, KDMP Nagari Saruaso tetap melakukan transaksi rutin dengan Bulog, terutama untuk pengadaan Minyak Kita, gula, dan beras SPHP. Menurut Efendi, aktivitas tersebut masih mampu menutupi biaya operasional koperasi, meskipun hingga kini pengurus belum menerima gaji dan belum memperoleh bantuan modal dari bank Himbara maupun pemerintah.

“Kami sebagai pengurus tetap bersemangat untuk memajukan koperasi demi kesejahteraan anggota dan menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di nagari,” ujarnya.

Efendi menambahkan, apabila gerai KDMP nantinya telah selesai dibangun dan mulai beroperasi, koperasi itu diperkirakan mampu menyerap sedikitnya 19 tenaga kerja pada tahap awal. Peluang kerja tersebut meliputi berbagai unit usaha seperti gudang, gerai sembako, pupuk bersubsidi, gas elpiji, apotek, klinik, penampungan hasil bumi, simpan pinjam, hingga tenaga sopir.

Menurutnya, keberadaan gerai tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi anggota koperasi, seperti akses harga barang yang lebih terjangkau serta pembagian sisa hasil usaha (SHU).

Ia berharap pemerintah nagari segera mengambil langkah konkret agar pembangunan gerai KDMP Nagari Saruaso dapat direalisasikan, sehingga koperasi mampu berkembang optimal dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. (d13/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *