Berita UtamaDaerahKabupaten Solok

Halal Bihalal Suku Koto di Solok, Wabup H. Candra Tekankan Pentingnya Silaturahmi Pasca Idulfitri

17
×

Halal Bihalal Suku Koto di Solok, Wabup H. Candra Tekankan Pentingnya Silaturahmi Pasca Idulfitri

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I yang juga bertindak sebagai pembina organisasi menghadiri halal bihalal (dok foto istimewa)

Solok, Relasipublik.com – Halal bihalal Suku Koto di Kabupaten Solok jadi momentum penting mempererat silaturahmi. Wabup H. Candra tekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan berbuat kebaikan.

Tradisi halal bihalal tidak sekadar menjadi agenda seremonial pasca Idulfitri, tetapi merupakan kebutuhan sosial dan spiritual dalam menjaga harmoni, mempererat silaturahmi, serta merawat nilai kebersamaan di tengah dinamika kehidupan modern. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan halal bihalal Persatuan Keluarga Besar Suku Koto yang digelar di Rumah Gadang Bawah Bungo Dt Tumangguang Rajo, Jorong Kampuang Tangah, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, serta menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali hubungan kekerabatan setelah Hari Raya Idulfitri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I yang juga bertindak sebagai pembina organisasi, Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto Bedrizal Zandra, S.Pd, serta Ustadz Hamdani, Lc., MA yang memberikan tausiyah keagamaan.

Dalam sambutannya, H. Candra menyampaikan salam dari Bupati Solok yang berhalangan hadir karena agenda di Kabupaten Solok Selatan. Ia mengajak seluruh keluarga besar Suku Koto untuk terus menjaga semangat bekerja dan berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip makna Al-Qur’an, khususnya Surat At-Taubah ayat 105, ia menegaskan bahwa setiap manusia diperintahkan untuk bekerja keras, beramal saleh, dan berkarya dengan penuh keikhlasan.

“Jangan pernah lelah untuk berbuat baik, di mana pun dan kapan pun, baik terlihat maupun tidak. Karena setiap kebaikan sekecil apa pun akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, nilai kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya, melainkan dari keikhlasan dan konsistensi dalam melaksanakannya. Ia juga mengingatkan bahwa setiap amal perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Sementara itu, Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto, Bedrizal Zandra, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini telah direncanakan sejak sebelum Ramadan.

Ia menyebutkan, undangan telah disebarkan kepada lebih dari 200 anggota, baik yang berada di kampung halaman maupun perantauan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan spanduk.

“Selama Ramadan, Bundo Kanduang Suku Koto juga berhasil menghimpun infaq yang kemudian disalurkan kepada sesama anggota. Sebanyak 70 paket bantuan telah diserahkan menjelang Idulfitri,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Niniak Mamak Suku Koto, Angku M. Rajo Pangulu, S.H mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai halal bihalal menjadi wadah penting dalam memperkuat ikatan kekerabatan, terutama di tengah tantangan kehidupan modern dan mobilitas perantau.

Ke depan, ia menyarankan agar waktu pelaksanaan kegiatan dapat dievaluasi sehingga lebih banyak anggota perantauan dapat hadir.

“Momentum seperti ini sangat berharga. Perencanaan yang lebih matang akan membuat kegiatan ini semakin optimal,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz Hamdani, Lc., MA yang mengajak seluruh hadirin menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, Persatuan Keluarga Besar Suku Koto diharapkan semakin solid dan mampu menjadi wadah dalam memperkuat nilai adat, agama, serta kebersamaan di tengah masyarakat. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *