PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pemerintah Kota Padang Panjang mengajak seluruh organisasi perangkat daerah untuk aktif mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilakukan sebagai bagian dari penguatan Indeks Inovasi Daerah tahun 2026.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan launching penginputan Indeks Inovasi Daerah yang berlangsung di Hall Balai Kota.
Kepala Bappeda Putra Dewangga menjelaskan bahwa Indeks Inovasi Daerah merupakan instrumen penting dalam mengukur kapasitas dan kinerja inovasi pemerintah daerah.
Melalui indeks tersebut, berbagai terobosan yang telah dilaksanakan dapat dinilai dan dipetakan berdasarkan dampaknya terhadap masyarakat.
Menurutnya, inovasi tidak selalu berbentuk teknologi canggih, tetapi juga dapat berupa penyempurnaan layanan publik maupun sistem kerja yang lebih efektif.
Pemerintah daerah terus mendorong setiap perangkat daerah untuk menghadirkan solusi kreatif dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Wali Kota Hendri Arnis menilai inovasi menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Karena itu, berbagai praktik baik yang telah dilakukan perlu dicatat dan didokumentasikan secara sistematis agar dapat menjadi referensi pengembangan kebijakan.
Selain memberikan manfaat internal, dokumentasi inovasi juga dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dengan daerah lain.
Pemerintah berharap semakin banyak inovasi yang lahir dari perangkat daerah maupun masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan pengelolaan inovasi yang baik, Padang Panjang optimistis dapat memperkuat daya saing daerah sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(gito)












