BeritaDaerahKabupaten Solok

Jalinsum Sumani Padat Pasca Lebaran, Kendaraan Merayap dari Dua Arah

21
×

Jalinsum Sumani Padat Pasca Lebaran, Kendaraan Merayap dari Dua Arah

Sebarkan artikel ini

Solok, Relasipublik.com. — Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera kawasan Sumani, pasca libur Idul Fitri. Arus kendaraan dari dua arah, baik dari Padang Panjang menuju Solok maupun sebaliknya, terpantau padat merayap sejak siang hingga malam hari.Senin, 23/3/2026.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Laju kendaraan nyaris tidak bergerak, bahkan di sejumlah titik pengendara harus berhenti total sebelum kembali merayap perlahan.

Lonjakan volume kendaraan pasca Lebaran menjadi pemicu utama kemacetan. Ribuan perantau yang kembali dari kampung halaman, ditambah mobilitas warga lokal yang meningkat, membuat kapasitas jalan tak mampu menampung arus lalu lintas yang membludak.

Kemacetan diperparah oleh aktivitas pasar tumpah di pinggir jalan. Pedagang memadati bahu jalan, sementara sepeda motor pembeli terparkir sembarangan hingga memakan badan jalan. Kondisi ini membuat jalur kendaraan menyempit drastis dan memicu antrean panjang.

Kendaraan besar seperti truk dan bus juga turut memperlambat arus, terutama saat harus bergantian melintas di titik yang menyempit akibat aktivitas pasar tersebut.
“Sudah hampir satu jam kami terjebak di sini. Jalan hanya maju sedikit-sedikit,” keluh seorang pengendara yang melintas dari arah Padang Panjang menuju Solok.

Situasi ini menunjukkan lemahnya penertiban di kawasan rawan macet. Minimnya pengawasan terhadap parkir liar dan aktivitas pasar tumpah membuat kemacetan terus berulang, terutama saat arus kendaraan meningkat.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah tegas, mulai dari penertiban pedagang di badan jalan, pengaturan parkir, hingga penempatan petugas di titik-titik krusial agar kemacetan tidak semakin parah.

Hingga malam hari, arus lalu lintas di kawasan Sumani masih terpantau padat merayap, dengan antrean kendaraan yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera terurai.( A5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *