Kota Padang

Kontrak SPAM Taban III Ditandatangani, Proyek Rp239 Miliar Siap Tingkatkan Layanan Air Bersih Padang

14
×

Kontrak SPAM Taban III Ditandatangani, Proyek Rp239 Miliar Siap Tingkatkan Layanan Air Bersih Padang

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Pembangunan Sistem penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III di Palukahan resmi dimulai setelah penandatanganan kontrak paket pekerjaan yang digelar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Selasa (23/6/2026). Proyek strategis senilai Rp239,3 miliar tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.

Penandatanganan kontrak disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Hadir pula secara daring Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Oscar RH Siagian, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Maria Doeni Isa, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal, para penyedia jasa, serta undangan lainnya.

Dengan ditandatanganinya kontrak tersebut, pengerjaan empat paket kegiatan SPAM Taban III resmi dimulai. Pekerjaan meliputi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), pemasangan pipa transmisi, pembangunan reservoir, hingga pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 18 kilometer.

Peningkatan IPA SPAM Taban III dikerjakan oleh Karya Mulia KSO. Sementara pembangunan jaringan perpipaan dilaksanakan oleh PT Cipta Crown Simbol bersama PT Putra Masindo Utama. Adapun paket manajemen konstruksi dikerjakan oleh PT Waseco Tirta WSO, PT Bemaco Rekapprima, dan PT Bina Lestari Lingkungan Sejahtera.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa pembangunan SPAM Taban III merupakan proyek yang sangat penting bagi peningkatan layanan air minum di Kota Padang.

“Kegiatan pembangunan SPAM Taban III ini menjadi sangat strategis dan penting, karena akan menjadi penyangga terhadap Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Gunung Pangilun,” ujar Maigus Nasir.

Ia berharap seluruh penyedia jasa dapat menjalankan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan target waktu yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Besar harapan kami kepada yang mendapat pekerjaan proyek ini untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Apabila komitmen pekerjaan dapat dilakukan dengan baik, tentu akan mendapatkan keduanya, yakni keberhasilan mengelola proyek serta menyangkut kebutuhan masyarakat akan air minum dapat terpenuhi,” katanya.

Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Oscar RH Siagian, menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan dalam proyek multiyears tersebut. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu pada Juni 2027 mendatang.

“Kegiatan ini sangat diperlukan masyarakat, kita harapkan kualitasnya baik, dengan begitu kualitas layanan kepada masyarakat juga semakin baik,” ujar Oscar.

Ia juga memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap progres pekerjaan seluruh penyedia jasa.

“Kita akan pantau progres pengerjaan setiap penyedia jasa, pastikan tidak ada yang mangkrak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBPK Sumatera Barat Maria Doeni Isa mengingatkan seluruh penyedia jasa agar mematuhi setiap ketentuan dalam kontrak yang telah ditandatangani.

“Tidak ada permohonan eskalasi kenaikan harga barang, semua sesuai harga yang ditawarkan, tidak ada yang tidak bisa menyediakan,” katanya.

Saat ini sekitar 52 persen warga Kota Padang telah menikmati layanan air bersih dengan jumlah pelanggan Perumda Air Minum mencapai lebih dari 155 ribu sambungan. Melalui pembangunan SPAM Taban III, kapasitas produksi air bersih ditargetkan meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya 200 liter per detik menjadi 400 liter per detik.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan layanan air minum sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang yang terus bertambah di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *