PADANG, RELASIPUBLIK – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan monitoring pelaksanaan Program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) bagi pelajar SMP sederajat di Masjid Al Marhamah, Jalan Ujung Gurun No.53, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang.
Monitoring tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan Program 3T berjalan efektif dalam memperkuat pendidikan Alquran sekaligus membentuk karakter generasi muda di Kota Padang.
Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Padang Barat Diko Riva Utama, pengelola Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) Masjid Al Marhamah, pengurus masjid, sekitar 60 pelajar SMP sederajat peserta Program 3T, serta elemen masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menjelaskan bahwa Program 3T merupakan penyempurnaan kurikulum TQA dan MDTW yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, serta hafalan Alquran. Melalui program ini, pemerintah berharap para pelajar tidak hanya mampu membaca Alquran dengan baik, tetapi juga memahami isi kandungannya dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
“Program 3T merupakan salah satu dari empat aktivasi Smart Surau. Melalui program ini, kami ingin pelajar SMP sederajat tidak berhenti setelah khatam, tetapi terus membaca, memahami, dan menghafal Alquran,” ujar Maigus Nasir.
Ia menyebutkan, Program 3T telah mulai diterapkan sejak 16 Juli 2026 dan dilaksanakan setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu malam di masjid maupun musala yang memiliki TQA atau MDTW. Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan pembelajaran hingga selesai salat Isya.
Menurut Maigus, program tersebut menjadi salah satu upaya strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.
“Target kita, anak-anak tamat SMP tidak hanya benar membaca Alquran, tetapi juga memahami minimal Juz Amma dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah investasi terbaik untuk membangun karakter generasi emas di masa depan,” katanya.
Ia juga mengajak para orang tua dan guru untuk turut mengawal pelaksanaan Program 3T agar pembinaan karakter anak berlangsung secara berkelanjutan.
“Keberhasilan pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan agar anak-anak tetap dekat dengan masjid dan Alquran,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Maigus Nasir turut menyosialisasikan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026. Mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City”, peringatan HJK tahun ini akan diisi berbagai agenda berskala nasional hingga internasional.
“Mari kita sukseskan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Momentum ini bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga ajang mempromosikan pariwisata, budaya, kuliner, serta produk UMKM agar Kota Padang semakin maju dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.












