Kota Padangpanjang

Mulai Terbebas dari Material Galodo, Wako Hendri Arnis Tinjau Jembatan Kembar dan Proses Evakuasi di Mega Mendung

9
×

Mulai Terbebas dari Material Galodo, Wako Hendri Arnis Tinjau Jembatan Kembar dan Proses Evakuasi di Mega Mendung

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.com — Material galodo yang sebelumnya menutup total akses di kawasan Jembatan Kembar mulai teratasi setelah pembersihan intensif dilakukan tim gabungan. Meski jalur kini sudah dapat dilalui kendaraan operasional, akses tersebut masih belum dibuka untuk umum demi menjaga keselamatan.

Dengan kondisi yang memungkinkan untuk dilintasi, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis melanjutkan peninjauan ke kawasan Mega Mendung, titik terdampak berikutnya.

Setibanya di lokasi, Wako Hendri memantau proses evakuasi dua jenazah korban yang tertimbun material galodo. Turut mendampingi Kapolres, AKBP Kartyana Widiarso Wardoyo Putro, Dandim 0307/TD Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, serta Wakil Ketua DPRD, Mardiansyah.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Salah satu terjepit batang kayu besar, sementara korban lainnya hanya terlihat bagian kakinya saat ditemukan. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena derasnya aliran sungai.

Tim gabungan bekerja sejak pukul 15.00 WIB hingga 18.56 WIB. Namun, debit air yang terus meningkat membuat evakuasi harus dihentikan sementara. Tenaga tambahan juga dibutuhkan untuk memaksimalkan upaya pencarian. Evakuasi akan dilanjutkan kembali besok apabila kondisi memungkinkan.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar proses evakuasi berlangsung aman dan korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga. Kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya dan memohon doa dari seluruh masyarakat,” ujar Wako Hendri.

Di kawasan Mega Mendung, kondisi jalan terlihat amblas dan putus total akibat terjangan galodo. Alat berat telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan dan membuka akses kembali. (gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *