sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Di tengah menguatnya kekhawatiran terhadap degradasi moral generasi muda, kehadiran sarana ibadah di lingkungan pendidikan keagamaan kembali ditegaskan sebagai kebutuhan mendasar. Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meresmikan Mushalla Nurul Ilmi di kompleks PPTI Nurul Yaqin, Nagari Batipuh Ateh, Kecamatan Batipuh, Kamis (2/4).
Peresmian yang dirangkai dengan halal bihalal itu bukan sekadar seremoni pembangunan fisik. Ahmad Fadly menekankan bahwa mushalla di lingkungan pesantren harus menjadi pusat pembentukan karakter, bukan hanya tempat ibadah rutin.
“Pesantren harus menjadi benteng yang mampu menekan perilaku menyimpang seperti narkoba dan penyakit sosial lainnya. Dari sinilah lahir generasi berintegritas dan berakhlak,” tegasnya.
Ia mengapresiasi kolaborasi yayasan, pengurus, dan donatur yang berhasil mewujudkan pembangunan mushalla tersebut. Menurutnya, sinergi seperti ini menjadi bukti bahwa kekuatan sosial masyarakat masih menjadi fondasi penting pembangunan sektor keagamaan.
Sementara itu, Anggota DPRD Tanah Datar Yonnarlis menilai keberhasilan pembangunan pesantren dan mushalla tak lepas dari peran aktif masyarakat, termasuk perantau. Namun, ia mengingatkan perlunya dukungan konkret pemerintah daerah, khususnya terkait akses jalan menuju lokasi pesantren.
“Semangat masyarakat sudah luar biasa. Kini perlu diimbangi dengan dukungan infrastruktur agar pesantren berkembang maksimal,” ujarnya.
Dari sisi kelembagaan, Kementerian Agama mencatat peresmian ini sebagai tonggak penting. Melalui perwakilannya, Helmi Zuldi menyebut Mushalla Nurul Ilmi sebagai mushalla ke-1007 di Tanah Datar—angka yang mencerminkan geliat pembangunan sarana ibadah di daerah tersebut.
Ketua Yayasan PPTI Nurul Yaqin Yusuf Malin Mancayo mengungkapkan bahwa pembangunan mushalla juga didukung berbagai pihak, termasuk bantuan dari anggota DPR RI.
Peresmian ini mengirim pesan tegas: di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, pesantren tidak cukup hanya mengajar—ia dituntut menjadi benteng, sekaligus pabrik lahirnya generasi yang tak sekadar cerdas, tetapi juga berkarakter kuat(d13)












