Kabupaten Tanah Datar

Musrenbang Padang Ganting Tegaskan Transformasi Sektor Unggulan dan Pemulihan Pascabencana

25
×

Musrenbang Padang Ganting Tegaskan Transformasi Sektor Unggulan dan Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Kecamatan Padang Ganting menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, Rabu (25/2) di Aula Kantor Camat Padang Ganting. Mengusung tema “Perkuat Fondasi Transformasi Sektor Unggulan untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Pemulihan Pascabencana Menuju Tanah Datar Maju dan Berkelanjutan”, forum ini menegaskan arah pembangunan yang adaptif sekaligus progresif.

Mewakili Bupati Tanah Datar, Ketua Tim yang dipimpin Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Drs. Erizanur M.Si menekankan bahwa Musrenbang harus menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan riil daerah, terutama percepatan pemulihan pascabencana dan penguatan sektor unggulan berbasis potensi lokal.

Erizanur menegaskan bahwa transformasi tidak cukup sebatas wacana, tetapi harus diterjemahkan dalam program konkret yang terukur dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Perencanaan pembangunan harus berpijak pada data, kebutuhan riil, serta keberlanjutan. Sektor unggulan seperti pertanian, UMKM, dan pendidikan perlu diperkuat dengan dukungan infrastruktur dan tata kelola yang baik. Di saat yang sama, pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas agar masyarakat kembali bangkit secara ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta sinergi antara nagari, kecamatan, dan kabupaten agar tidak terjadi tumpang tindih program, sekaligus memastikan efektivitas penggunaan anggaran.

Sementara itu, Camat Padang Ganting, Afrizal Bakri, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk mengawal seluruh usulan yang telah dimusyawarahkan di tingkat nagari.

Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan ruang partisipatif yang menentukan wajah pembangunan Padang Ganting ke depan.

“Kami ingin setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Prioritas yang disepakati hari ini adalah hasil dialog bersama dan menjadi tanggung jawab kolektif untuk mengawalnya,” tegas Afrizal.

Musrenbang ini diikuti Forkopimca, Kepala KUA, kepala UPT, wali nagari, koordinator KB, pendamping desa (PD) dan pendamping lokal desa (PLD), Ketua PKK kecamatan dan nagari, kepala UPT SMA, MAS, MTsN, SMP, SD/MI, SLB, TK dan PAUD, Ketua LPM, TPP, Bundo Kanduang, serta perwakilan generasi muda.

Keterlibatan unsur pendidikan, tokoh adat, hingga generasi muda menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan di Padang Ganting tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial.

Musrenbang berjalan lancar dan menghasilkan sejumlah keputusan prioritas yang telah dimusyawarahkan serta disepakati bersama. Forum ini menegaskan bahwa transformasi menuju Tanah Datar yang maju dan berkelanjutan harus dibangun di atas fondasi partisipasi, keberpihakan pada masyarakat, dan komitmen bersama untuk bangkit lebih kuat pascabencana(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *