Nasional

‎Hadir di KSTI, Dony Oskaria Beberkan Strategi BUMN

15
×

‎Hadir di KSTI, Dony Oskaria Beberkan Strategi BUMN

Sebarkan artikel ini

Jakarta, relasipublik – Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memaparkan arah baru transformasi BUMN yang lebih terkonsolidasi dan terintegrasi pasca hadirnya BP BUMN dan Danantara.
‎
‎Dony Oskaria menyampaikan hal itu dalam Sarasehan Kebangsaan Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 pada Jumat 27 Juni 2026.
‎
‎Dalam paparannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi BUMN menjadi fondasi penting kemandirian ekonomi Indonesia . Ia menjelaskan perubahan fundamental dalam tata kelola BUMN.
‎
‎”Tata kelola yang sebelumnya terfragmentasi kini ditransformasikan menjadi lebih terkonsolidasi, terintegrasi, dan berorientasi pada penciptaan nilai,” ujar Dony Oskaria.
‎
‎Dony Oskaria menyebut transformasi ini merupakan bagian strategi pemerintah memperkuat empat pilar pembangunan. Yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, pembangunan SDM unggul, dan kemandirian ekonomi.
‎
‎Dony Oskaria menjelaskan bahwa melalui transformasi tersebut, BUMN diharapkan semakin mampu menciptakan nilai tambah ekonomi. Serta meningkatkan kontribusi kepada penerimaan negara dan memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
‎
‎Langkah transformasi ini sejalan dengan target perampingan BUMN. Dony Oskaria sebelumnya memastikan proses konsolidasi tidak akan diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) .
‎
‎”Pastinya Bapak Presiden tidak ingin ada PHK,” ujar Dony Oskaria.
‎
‎Dony Oskaria menyebut konsolidasi BUMN berpotensi menghasilkan penghematan langsung hingga Rp50 triliun setiap tahun. Efisiensi itu berasal dari penghapusan transaksi berlapis antara perusahaan induk, anak usaha, hingga perusahaan di bawahnya.
‎
‎”Kita hitung, biaya tenaga kerja setahun cuma Rp2 sampai Rp3 triliun. Kalau begitu saya ambil saja semua karyawannya, saya masih hemat Rp47 triliun,” ujar Dony Oskaria.
‎
‎Dony Oskaria menekankan pentingnya investasi BUMN yang produktif dan efektif. Hal ini untuk menemani konsumsi domestik sebagai pilar ekonomi.
‎
‎”Presiden menegaskan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kami telah menerima instruksi tegas agar seluruh capaian dan data investasi disampaikan secara transparan kepada publik,” ujar Dony Oskaria.
‎
‎Melalui penguatan tata kelola, hilirisasi, inovasi, serta kolaborasi antar pemerintah, perguruan tinggi, dan industri, BUMN terus didorong menjadi penggerak ekonomi yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. (**)
‎
‎
‎
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *