Padang Pariaman,relasipublik – Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, melakukan serap aspirasi bersama kelompok tani dan nelayan di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman. Pertemuan ini berlangsung di Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir dengan menghadirkan Kelompok Tani Tuah Sakato, serta kelompok nelayan Elang Sakti yang beranggotakan 16 orang dan Kamtar Jaya sebanyak 13 orang.
Dalam dialog hangat yang penuh semangat kebersamaan, Hj. Nevi mendengarkan langsung berbagai masukan dan harapan para petani dan nelayan terkait peningkatan kesejahteraan serta dukungan nyata untuk mewujudkan swasembada pangan di Sumatera Barat. Para petani menyampaikan kebutuhan mereka terhadap ketersediaan pupuk, bibit unggul, dan akses pasar yang lebih luas. Sementara itu, para nelayan mengemukakan aspirasi tentang pentingnya sarana prasarana penangkapan ikan, fasilitas penyimpanan hasil laut, dan kemudahan permodalan.
“Semua aspirasi ini telah kami catat dan sebagai bahan dialog dengan mitra kerja pemerintah di pusat,” ungkap Nevi.
Aktivitas perempuan di berbagai lembaga sosial kemasyarakatan ini menegaskan bahwa peran petani dan nelayan adalah ujung tombak dalam ketahanan pangan nasional. “Jika petani kita sejahtera, jika nelayan kita diberdayakan, maka swasembada pangan bukan hanya mimpi, melainkan sebuah kenyataan yang bisa diwujudkan bersama,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran.
Politisi PKS dari Dapil Sumbar II ini menambahkan, dirinya akan terus mengawal aspirasi tersebut agar sampai pada kementerian dan lembaga terkait, khususnya melalui fungsi legislasi dan pengawasan DPR. “Saya ingin memastikan bahwa setiap suara yang keluar dari nagari, dari sawah, dan dari laut, betul-betul terdengar di Senayan,” tegasnya.
Nevi mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pertanian dan perikanan sebagai pilar pembangunan ekonomi di daerah, sekaligus menjaga generasi muda agar tetap bangga menjadi petani dan nelayan.
“Dengan dukungan yang konsisten, Saya meyakini Padang Pariaman dan Sumatera Barat pada umumnya dapat menjadi contoh daerah yang berdaulat dalam pangan dan sejahtera bagi masyarakatnya”, tutup Nevi Zuairina.