BeritaDaerahKabupaten Solok

Pemilihan Calon Wali PAW Saniang Baka Memanas, Muncul Dugaan Trik Politik dan Isu Black Campaign

16
×

Pemilihan Calon Wali PAW Saniang Baka Memanas, Muncul Dugaan Trik Politik dan Isu Black Campaign

Sebarkan artikel ini

Saniang Baka, Relasipublik.com — Proses pemilihan Calon Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW) di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, mulai memanas.

Dinamika politik yang berkembang di tengah masyarakat disebut-sebut mulai diwarnai berbagai trik politik bahkan dugaan praktik kampanye hitam (black campaign).

Situasi ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku menerima berbagai informasi yang menyerang pribadi calon tertentu melalui isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat nagari yang selama ini dikenal memiliki hubungan sosial yang erat.

Salah seorang pemuda Nagari Saniang Baka yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi saat ini mulai terasa tidak sehat. Ia menilai ada calon yang diduga sudah melakukan pendekatan politik kepada masyarakat sebelum tahapan resmi pemilihan dimulai.

“Proses tahapan saja belum dimulai, bahkan Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) juga belum terbentuk. Namun sudah ada calon yang melakukan pendekatan dari rumah ke rumah, dari mushalla ke mushalla, bahkan dari lapau ke lapau,” ungkapnya.Rabu, 11/3/2026.

Menurutnya, dalam proses pemilihan tentu terdapat aturan dan tahapan yang harus dihormati bersama.
Kampanye seharusnya dilakukan setelah tahapan resmi dimulai, seperti setelah dibukanya pendaftaran calon, dilanjutkan dengan seleksi administrasi serta tes kemampuan akademis bagi para bakal calon.

“Kalau memang nanti sudah dibuka pendaftaran, sudah ada seleksi administrasi dan tes kemampuan akademis, tentu ada waktunya kampanye. Jangan sebelum proses itu berjalan sudah melakukan sosialisasi yang mengarah pada kampanye,” tambahnya.

Sejumlah tokoh masyarakat juga berharap proses pemilihan Calon Wali Nagari PAW di Nagari Saniang Baka dapat berjalan secara jujur, adil, dan transparan. Mereka mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat tetap menjaga etika politik serta tidak menyebarkan isu yang dapat merugikan pihak lain.

Menurut mereka, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun kompetisi seharusnya dilakukan secara sehat dengan mengedepankan program serta kemampuan calon, bukan dengan menyebarkan isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Masyarakat juga berharap nantinya panitia pemilihan dapat menjalankan tugas secara profesional dan netral, sehingga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di tingkat nagari tetap terjaga.
Selain itu, para pendukung masing-masing calon juga diimbau agar tetap menjaga situasi tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar, baik melalui percakapan langsung maupun media sosial.

Pemilihan Wali Nagari PAW sendiri dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan hingga berakhirnya masa jabatan wali nagari sebelumnya. Masyarakat berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Nagari Saniang Baka ke arah yang lebih baik sekaligus menjaga persatuan di tengah masyarakat. (A5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *