BeritaDaerahKota Padang

Pemko Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak

17
×

Pemko Padang Dukung Penuh Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 104 kelurahan se-Kota Padang guna menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam Rapat Koordinasi Persiapan GPM yang diikuti camat dan lurah se-Kota Padang di Aula Anggun Nan Tongga Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (23/2/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan sosialisasi digitalisasi pembayaran dan edukasi QRIS itu merupakan kolaborasi antara Pemko Padang, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumbar dan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Wilayah Sumbar.

Maigus Nasir menilai pelaksanaan GPM sangat tepat untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau selama Ramadan sekaligus menekan laju inflasi di Kota Padang.

Ia juga mengapresiasi dukungan BI Sumbar dan Bulog yang terus berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan pangan daerah.

“Kita ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang. Karena itu, para lurah sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah diharapkan mendukung penuh pelaksanaan GPM di kelurahan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah, BI, dan Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang hingga setelah Idulfitri.

Menurutnya, peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Lebaran merupakan fenomena tahunan yang juga mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama bagi UMKM melalui aktivitas pasar pabukoan.

“Setiap Ramadan hingga puncak Idulfitri, permintaan pangan pasti meningkat. Karena itu, kita siap menggelar GPM di seluruh kelurahan se-Kota Padang,” katanya.

Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar, R. Darma Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya akan menyalurkan beras langsung melalui kantor kelurahan agar masyarakat tidak terbebani biaya transportasi tambahan.

“Kita akan menjual beras Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi Rp13.100 per kilogram. Setiap kelurahan juga dialokasikan sekitar 15-20 dus minyak goreng MinyakKita dengan harga Rp15.000 hingga Rp15.500 per liter untuk menekan fluktuasi harga dan menjaga stabilitas pangan di pasaran,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *