Aripan, Relasipublik.com — Warga Nagari Aripan, Kabupaten Solok, kembali digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di kawasan Selayang Pandang Aripan, Selasa (10/3/2026). Bayi tersebut diperkirakan berusia kurang dari satu bulan.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian masyarakat, mengingat sebelumnya kejadian serupa juga pernah terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Solok, termasuk di area ini.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan bayi bermula ketika warga mendengar tangisan bayi dari sekitar lokasi Selayang Pandang.
Awalnya suara tangisan tersebut dikira berasal dari rumah penduduk, namun setelah diperiksa lebih dekat, ternyata berasal dari area sekitar lokasi itu.
Beberapa warga yang curiga kemudian mencari sumber suara tersebut. Hasil pencarian akhirnya menemukan seorang bayi laki-laki yang berada di lokasi tersebut.
Kejadian ini membuat warga sekitar terkejut.
Sejumlah masyarakat segera berdatangan untuk memastikan informasi yang beredar. Warga kemudian mengamankan bayi tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait, termasuk kepolisian, untuk penanganan lebih lanjut.
Kabar penemuan bayi ini dengan cepat menyebar di tengah masyarakat Nagari Aripan. Warga menilai peristiwa tersebut sangat memprihatinkan.
Pj Wali Nagari Aripan, Marizal, S.Sos., MM, di hubungi oleh awak media menyampaikan bahwa pihak nagari langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Pemerintah nagari segera
berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk memastikan kondisi bayi tersebut.
“Setelah ditemukan oleh warga, bayi laki-laki ini langsung kita bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dari tenaga medis,” ujar Marizal.
Saat awak media melakukan cek lokasi di Puskesmas, pihak puskesmas menyatakan bahwa bayi tersebut dalam keadaan sehat dan mendapatkan pengawasan ketat dari tenaga medis.
Saat ini, bayi tersebut tetap berada dalam pengawasan Puskesmas setempat untuk perawatan lebih lanjut. Pihak nagari dan kepolisian berharap bayi itu dapat tumbuh dengan sehat dan mendapatkan perlindungan yang layak.
(A3)












