Kabupaten Tanah Datar

Penyegaran Birokrasi Tanah Datar, Wabup Ahmad Fadly Minta ASN Tinggalkan Mental Dilayani

5
×

Penyegaran Birokrasi Tanah Datar, Wabup Ahmad Fadly Minta ASN Tinggalkan Mental Dilayani

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com// Tanah Datar

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Pejabat Manajerial Administrator di lingkungan Pemkab Tanah Datar. Pelantikan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Ahmad Fadly tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati, Kamis (18/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pengisian jabatan strategis yang kosong akibat sejumlah pejabat memasuki masa purnabakti, sekaligus memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi pemerintahan. Selain menjadi kebutuhan organisasi, proses tersebut juga merupakan bentuk pengembangan karier aparatur sipil negara.

“Pelantikan dilaksanakan untuk mengisi jabatan yang kosong guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah. Mutasi dan promosi adalah sebuah keniscayaan yang wajar, termasuk dalam pengembangan karier ASN,” ujar Ahmad Fadly.

Namun, menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, inovasi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Ia menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik harus mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saudara yang dilantik diharapkan terus mengembangkan best practice yang nantinya menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan tata kelola Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Saat ini kita dituntut untuk bekerja secara ikhlas, cepat, cermat, dan tuntas,” tegasnya.

Lebih jauh, Ahmad Fadly mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan program kerja, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir aparatur dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, paradigma lama yang menempatkan ASN sebagai pihak yang harus dilayani sudah tidak relevan lagi. Aparatur pemerintah harus mampu menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang responsif, profesional, dan berorientasi pada solusi.

“Semua harus merubah pola pikir dari dilayani menjadi melayani. Laksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, berdedikasi tinggi dan penuh loyalitas demi kemajuan dalam upaya meningkatkan kinerja perangkat daerah,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus berupaya membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.

Pelantikan itu turut dihadiri para Staf Ahli Bupati, Plt Asisten Administrasi Umum, Inspektur Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian, serta sejumlah undangan lainnya.

Adapun tujuh pejabat administrator yang resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya yakni Suci Indriani, S.Pd sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Andi Rahman, SH, MH sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Tanah Datar, Fitri Yeti, SE sebagai Inspektur Pembantu V pada Inspektorat Daerah, Mesa Prameswari, SE, M.Si sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan pada BPKD, Olivia Rozzena, SE sebagai Kepala Bidang Akuntansi pada BPKD, Isma Efriyenti, SE sebagai Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan, serta Indra Darmanto, SKM, MKM sebagai Sekretaris Camat Sungai Tarab.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya energi baru dalam birokrasi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Dengan menempatkan pejabat yang kompeten pada posisi strategis, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kinerja organisasi, percepatan pelayanan publik, serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, ASN dituntut tidak hanya mampu menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan yang menghadirkan solusi, inovasi, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Tanah Datar(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *