BeritaKota Padang

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki Accelerator IPA Gunung Pangilun, Sejumlah Wilayah Alami Gangguan Distribusi Air

×

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki Accelerator IPA Gunung Pangilun, Sejumlah Wilayah Alami Gangguan Distribusi Air

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK – Perumda Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengolahan air baku sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan setelah sejumlah komponen mengalami kerusakan akibat bencana.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan perbaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan mutu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami, pada hari ini, 21 Juli 2026, kami melakukan perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun,” ujar Hendra.

Bangunan accelerator memiliki peran penting dalam proses pengolahan air karena mengintegrasikan tiga tahapan utama, yaitu koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi dalam satu sistem untuk menjernihkan air baku yang keruh.

Namun, pascabencana, sejumlah komponen di dalam bangunan tersebut mengalami kerusakan sehingga diperlukan perbaikan menyeluruh agar proses pengolahan air dapat kembali berjalan optimal dan menghasilkan kualitas air yang lebih baik.

Perbaikan yang merupakan bantuan pemerintah dan dikerjakan oleh PT Hutama Karya ini diperkirakan berlangsung selama kurang lebih empat minggu. Selama proses pekerjaan, distribusi air kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kota Padang dipastikan mengalami gangguan dengan kondisi yang berbeda-beda.

Wilayah GOR, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, dan Batang Arau diperkirakan masih mendapatkan aliran air pada siang hari, namun dengan tekanan yang lebih lemah.

Sementara itu, pelanggan di kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja diperkirakan hanya memperoleh pasokan air pada malam hari.

Sedangkan wilayah Purus, Pancasila, Rohana Kudus, Pasopati, dan Jondul Rawang berpotensi mengalami penghentian aliran air baik siang maupun malam selama proses perbaikan berlangsung.

Hendra menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar dapat selesai lebih cepat dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan kondisi cuaca.

“Pekerjaan ini akan memakan waktu kurang lebih empat minggu. Kami akan selalu mengontrol dan memastikan pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga perbaikan dapat segera diselesaikan,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Perumda Air Minum Kota Padang juga menyiapkan layanan alternatif berupa distribusi air bersih menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang mengalami gangguan pengaliran secara total.

“Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan kepada beberapa pelanggan. Bagi pelanggan yang airnya tidak mengalir sama sekali, silakan melapor melalui Call Center 150030 pada jam kerja atau melalui pesan langsung Instagram Perumda Air Minum Kota Padang,” ujar Hendra.

Ia memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti melalui layanan mobil tangki agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.

“Jika ada gangguan, kami akan memberikan pelayanan secara maksimal melalui mobil tangki. Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan ini. Semata-mata, pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kami kepada pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *