Berita UtamaDaerahKabupaten Solok

Rapat Paripurna HUT ke-113 Solok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Bupati dan Tokoh Masyarakat

32
×

Rapat Paripurna HUT ke-113 Solok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Bupati dan Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Bupati Solok dan Anggota DPRD Kabupaten Solok (dok foto istimewa)

Solok, Relasipublik.com – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 berlangsung khidmat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Solok, Kamis (09/04/26).

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat arah kebijakan ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, secara resmi membuka rapat tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai ajang evaluasi dan penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi perjalanan pembangunan serta pijakan untuk melangkah lebih maju,” ujarnya.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos., MM, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, SHI, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, para kepala daerah se-Sumatera Barat, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan Syefdinon, disampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kabupaten Solok selama ini. Pemerintah Provinsi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan, termasuk pemulihan pascabencana.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Drs. H. Syamsu Rahim, tidak hanya menyampaikan rasa bangga, tetapi juga memberikan pesan kuat kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan yang telah dirintis serta memperkuat identitas daerah.

“Pembangunan Kabupaten Solok hari ini adalah hasil kerja panjang yang harus dijaga dan dilanjutkan. Jangan pernah melupakan nilai adat, budaya, dan kebersamaan sebagai kekuatan utama daerah ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan serta berinovasi tanpa meninggalkan jati diri daerah.

“Generasi penerus harus berani tampil, berinovasi, dan berkontribusi nyata, namun tetap berpegang pada nilai-nilai lokal yang menjadi kekuatan kita,” tambahnya.

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-113 tahun ini memiliki makna mendalam karena bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, persatuan, dan semangat pembaruan diri dalam membangun daerah,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati juga mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini diwarnai duka akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan ketangguhan dalam menghadapi situasi tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa tanggal 9 April merupakan tonggak sejarah penting lahirnya Kabupaten Solok yang telah melalui berbagai fase pembangunan selama 113 tahun.

Dengan mengusung tema “Bekerja, Berkarya, Semakin Berdampak”, Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan pembangunan yang lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Fokus pembangunan ke depan diarahkan pada penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, serta peningkatan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong serta terus bersinergi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, termasuk bangkit lebih cepat pascabencana.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Solok, termasuk kepada mantan Bupati periode 2010–2015, Drs. H. Syamsu Rahim.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk bekerja lebih keras dan memberikan dampak lebih luas bagi kemajuan daerah. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *