BANDUNG, RELASIPUBLIK – 14 Agustus 2026 PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) memastikan kesiapan fasilitas dan layanan penunjang operasional dalam mendukung reaktivasi Bandara Husein Sastranegara (BDO), Bandung, Jawa Barat. Kesiapan tersebut mencakup fasilitas umum terminal penumpang, ground handling, lounge, terminal kargo, serta berbagai layanan pendukung operasional bandara.
Reaktivasi BDO menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali konektivitas udara sekaligus mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, pariwisata, dan pergerakan logistik di Jawa Barat. Dalam mendukung momentum tersebut, IAS melakukan pembenahan dan penataan fasilitas dengan memperhatikan aspek keselamatan, fungsi, kebersihan, kenyamanan, serta standar operasional yang berlaku.
Direktur Utama PT Integrasi Aviasi Solusi, Tri Andayani, mengatakan bahwa kesiapan layanan merupakan bagian penting dalam memastikan operasional BDO berjalan optimal sekaligus memberikan pengalaman positif bagi pengguna jasa.
“Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara bukan sekadar mengaktifkan kembali sebuah fasilitas transportasi, tetapi menghidupkan kembali konektivitas dan aktivitas ekonomi yang terhubung dengan bandara. Karena itu, IAS memastikan seluruh fasilitas dan layanan yang menjadi bagian dari portofolio kami siap mendukung operasional, dengan mengedepankan keselamatan, kualitas, kebersihan, kenyamanan, dan standar layanan,” ujar Anda.
Dalam persiapan reaktivasi, IAS melakukan pembenahan pada sejumlah fasilitas, termasuk area terminal penumpang, ground handling, fasilitas umum, lounge, dan terminal kargo. Pembenahan mencakup perbaikan dan penyesuaian fasilitas, aspek elektrikal, serta sarana pendukung untuk memastikan fasilitas dapat digunakan secara optimal.
Sebagai bagian dari ekosistem InJourney, IAS melihat reaktivasi BDO sebagai peluang untuk memperluas kontribusi dan mengoptimalkan kapabilitas perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekosistem aviasi di Jawa Barat.
“Kami melihat BDO sebagai bagian dari ekosistem pertumbuhan baru di Jawa Barat. Ketika konektivitas udara kembali tumbuh, akan terbuka peluang bagi mobilitas, pariwisata, perdagangan, logistik, hingga aktivitas bisnis. IAS siap mengambil peran melalui kapabilitas yang kami miliki, mulai dari cargo service, ground handling, lounge, hospitality, operation support, hingga berbagai layanan penunjang aviasi lainnya,” jelas Anda.
Dukungan IAS terhadap reaktivasi Bandara Husein Sastranegara merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat perannya sebagai strategic partner dalam ekosistem aviasi nasional, melalui layanan terintegrasi yang mendukung konektivitas, meningkatkan pengalaman pengguna jasa, dan menciptakan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi daerah.












