Padang, relasipublik – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Senin (9/3/2026). Rapat Paripurna berlangsung di Gedung DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion.
Wawako Maigus Nasir menyampaikan bahwa LKPJ merupakan laporan mengenai hasil dan capaian program serta kegiatan atas pemanfaatan keuangan daerah Kota Padang selama tahun 2025. Laporan ini menjadi bentuk akuntabilitas publik Pemerintah Kota Padang.
“LKPJ ini adalah wujud dari komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus transparan dan bertanggung jawab terhadap setiap penggunaan anggaran yang telah dialokasikan. Setiap anggaran yang digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Maigus Nasir dalam sambutannya.
Wawako juga menyoroti beberapa sektor pencapaian penting yang telah dilaksanakan selama 2025. Pada sektor pembangunan manusia, Pemerintah Kota Padang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Salah satu pencapaian terbesar adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang yang naik dari 84,38 pada 2024 menjadi 84,93 pada 2025. Capaian ini menjadikan Kota Padang sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, jauh di atas rata-rata provinsi (77,27) dan target nasional (75,90).
Lebih lanjut, di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Padang berhasil menurunkan angka stunting dari 24,2 persen pada 2023 menjadi 20,6 persen pada 2024. Di bidang infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 11 km, pemeliharaan jalan 42,56 km, pembangunan drainase sepanjang 2,59 km serta pemeliharaan drainase 90 km juga telah dilaksanakan dengan baik.
Dalam sektor ekonomi, Kota Padang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69% pada 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan sektor UMKM, dengan 48.274 pelaku usaha mikro dan 13.468 industri kecil dan menengah, yang turut berkontribusi pada peningkatan transaksi perdagangan dalam dan luar negeri.
Sementara itu, pada aspek investasi, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp1,96 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$33,09 juta. Sedangkan target pendapatan daerah Kota Padang untuk 2025 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer, dan pendapatan sah lainnya adalah sebesar Rp2,87 dengan realisasi sebesar Rp2,85 triliun atau 99,15%.
“Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah saja, tetapi juga kontribusi seluruh masyarakat yang terus mendukung setiap program dan kebijakan Pemerintah Kota Padang. Kami akan terus berupaya agar Kota Padang semakin maju, sejahtera, dan menjadi contoh dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Wawako Maigus Nasir menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kota Padang juga berhasil meraih berbagai penghargaan dan prestasi, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, maupun instansi lainnya.
Beberapa penghargaan tersebut antara lain penghargaan tingkat ASEAN, Kota Terbaik di Indonesia dalam Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) 2025, Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2025 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Program Kota Zakat-Wakaf dari Kementerian Agama, Kota Layak Anak (KLA) dan Innovative Government Award (IGA) 2025.












