Padang, relasipublik — Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kolaborasi antara insan pers dan jajaran Humas Polda Sumatera Barat. Dalam suasana hangat di Esa Cafe, Kamis (12/2/2026), kedua pihak menegaskan komitmen membangun komunikasi yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik.
Mengusung tema “Demokrasi Semakin Berdaulat, Ekonomi Semakin Kuat, Indonesia Semakin Kuat,” pertemuan ini menjadi ruang refleksi atas peran strategis media dan Polri dalam menjaga stabilitas bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.
Kombes Pol. Sus Melawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menegaskan bahwa sinergi Polri dan media bukan sekadar hubungan formal, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan klarifikasi yang cepat menjadi kunci memperkuat kepercayaan publik.
“Kepercayaan publik adalah modal utama demokrasi. Dengan komunikasi yang baik, potensi kesalahpahaman dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Buya Endi MN juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial. Ia menekankan bahwa insan pers dan aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab moral dalam membangun opini publik yang sehat dan beretika.
Sementara itu, perwakilan IKW-RI, Davit Efendi, menyampaikan apresiasi atas ruang dialog yang terbangun. Ia menegaskan komitmen pers untuk tetap profesional, objektif, dan independen, sembari menjalin kemitraan yang sehat dengan institusi kepolisian.
Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa demokrasi yang kuat lahir dari kolaborasi. Dengan pers yang profesional dan aparat yang humanis, stabilitas serta persatuan bangsa diyakini dapat terus terjaga.












