PEKANBARU,RELASIPUBLIK– Humas DPRD Provinsi Riau bakal melakukan studi banding ke Sekretariat DPRD Sumbar terkait mempelajari konsep dan jalin kerjasama dengan wartawan sebagai mitra kerja kedewanan
Demikian dikatakan Kasubab Humas DPRD Prov Riau Raja Faisal Naldi ketika diskusi dengan Forum Wartawan Parlemen Sumbar di Pekanbaru, Kamis (10/12/2021).
Dalam melayani peliputan berita dan advertorial, Humas DPRD Prov Riau telah memberlakukan Pergub No.19 tahun 2021. Pergub mengatur soal media yang terverifikasi dewan pers, termasuk anggaran untuk advertorial media cetak, radio, televisi dan media online. Juga mengatur biaya pemuatan advertorial dan iklan
Terkait pergub tersebut, Raja Faisal tak dapat berbuat apa-apa, terutama pada rekan wartawan yang medianya belum terverifikasi oleh dewan.
“Kami hanya menjalani regulasi tentang pergub tadi, meski dampaknya ada media yang belum terverigikasi masih membuat berita yang tak pas terhadap kegiatan DPRD,” tambah Dedi, bagian Keuangan DPRD Prov Riau yang memdampingi Faja Faisal dalam diskusi dengan wartawan Parlemen Sumbar.
Pergub tersebut baru diberlakukan Mei 2021. Raja Faisal mengakui pihaknya sehat mengandalkan staf humas untuk menulis rilis terhadap kunjungan anggota DPRD ke daerah atau ke Dapil yang bersangkutan. Pasalnya, bagian humas belum mempunyai.anggaran bagi wartawan yang meliput anggota DPRD ke lapangan.
“Untuk itu kami terpaksa menulis rilis untuk websit kami,” tutur Raja Faisal
Studi tiru bagian humas DPRD Sumbar ke DPRD Prov Riau diikuti 25 wartawan Parlemen, termasuf staf humas. Rombongan dipimpin Kasubag Humas DPRD Sumbar Dahril Idris dan Ketua Wartwan Sumbar Novrianto Ucok (ak)