Berita UtamaKota Solok

Ramadhani Kirana Putra Tutup Turnamen MLBB Kota Solok, Tegaskan Kota Solok Siap Jadi Kota Event

37
×

Ramadhani Kirana Putra Tutup Turnamen MLBB Kota Solok, Tegaskan Kota Solok Siap Jadi Kota Event

Sebarkan artikel ini
Foto : Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra (pegang plakat) memberikan langsung juara turnament MLBB (dok istimewa A3)

Kota Solok, Relasipublik.com – Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kota Solok resmi ditutup oleh Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra. Penutupan berlangsung meriah dan penuh semangat di tengah antusiasme peserta, komunitas e-sport, serta masyarakat yang memadati arena pertandingan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran KONI Kota Solok yang diwakili Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi dan Pengumpulan Data Yon Deri Karata, SE, MM, Kabid Humas Akhi Rizal Dt Rangkayo Basa, pimpinan Telkomsel Solok Raya, panitia pelaksana, serta seluruh peserta turnamen.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen MLBB di Kota Solok. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda menjadi kunci kemajuan kota ke depan.

“Alhamdulillah Telkomsel mau memfasilitasi dan mendukung turnamen Mobile Legends ini sehingga bisa terlaksana di Kota Solok. Mudah-mudahan ke depan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di bidang olahraga, seni, ekonomi kreatif, pendidikan hingga sosial kemasyarakatan,” ujar Ramadhani, Minggu malam (10/05/2026)

Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan terhadap dunia e-sport bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pembinaan generasi muda dan pengembangan prestasi olahraga digital yang kini berkembang pesat di Indonesia.

Menurutnya, perkembangan e-sport Kota Solok menunjukkan capaian yang membanggakan. Bahkan atlet e-sport Kota Solok pernah tampil di ajang tingkat nasional dan mampu meraih peringkat enam.

“Ini luar biasa. Artinya pembinaan yang dilakukan komunitas bersama ESI dan KONI mulai menunjukkan hasil nyata. Tinggal bagaimana ke depan atlet-atlet ini terus diberikan ruang, support dan kompetisi yang sehat,” katanya.

Ramadhani juga menegaskan bahwa stigma negatif terhadap game harus mulai diubah. Ia menilai e-sport dapat menjadi wadah positif bagi anak muda selama diarahkan dengan baik dan dibina secara profesional.

“Permainan seperti MLBB ini jangan selalu dipandang negatif. Hari ini e-sport sudah dipertandingkan secara resmi, bahkan di tingkat nasional dan internasional. Kita ambil sisi positifnya untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kota Solok,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan visi besarnya menjadikan Kota Solok sebagai “Kota Event” di Sumatera Barat. Menurutnya, semakin banyak event digelar, maka dampak ekonomi masyarakat akan semakin terasa, mulai dari UMKM, hotel, homestay, kafe hingga pedagang kecil.

“Kita ingin Kota Solok menjadi kota event. Kalau event sering dilaksanakan, orang dari luar akan datang, mereka belanja, makan, minum kopi, menginap, dan itu berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah kota tengah menyiapkan berbagai program revitalisasi ruang publik, termasuk kawasan taman kota yang akan dijadikan pusat kegiatan generasi muda dan pertunjukan seni budaya setiap akhir pekan.

“Ke depan taman kota akan kita revitalisasi menjadi lebih fungsional. Akan ada plaza pertunjukan dan air mancur permanen. Setiap Jumat dan malam Minggu kita akan hidupkan dengan berbagai event,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ramadhani juga menyebut Kota Solok memiliki potensi besar untuk menghadirkan event olahraga berskala internasional, salah satunya olahraga paralayang di kawasan Bukit Cambai yang disebut memiliki potensi terbaik.

“Informasinya lokasi paralayang kita disebut sebagai salah satu spot terbaik di dunia. Insyaallah nanti kita dorong event paralayang internasional digelar di Kota Solok,” katanya optimis.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Solok mengucapkan selamat kepada para pemenang turnamen serta memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara.

“Yang juara hari ini pertahankan prestasinya. Yang belum juara jangan menyerah, karena kompetensi itu terus berkembang. Bisa jadi tiga bulan lagi giliran kalian yang menjadi juara,” tutupnya.

Menurut Yon Deri Karata, KONI Kota Solok akan terus mendukung pembinaan atlet e-sport agar mampu melahirkan prestasi di tingkat Sumatera Barat hingga nasional.

“Kami melihat semangat anak-anak muda di dunia e-sport ini sangat luar biasa. Turnamen seperti ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah pembinaan atlet yang nantinya bisa membawa nama Kota Solok di berbagai kejuaraan,” ujarnya.

Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, komunitas ESI serta pihak sponsor seperti Telkomsel dapat terus berlanjut demi mendorong kemajuan olahraga digital di Kota Solok.

“KONI sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Mudah-mudahan ke depan event e-sport semakin banyak digelar sehingga muncul atlet-atlet potensial yang bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Turnamen MLBB Kota Solok 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi game digital semata, tetapi juga memperlihatkan keseriusan Pemerintah Kota Solok dalam mendukung kreativitas anak muda, membangun industri e-sport, sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui konsep kota berbasis event dan kolaborasi. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *