Berita UtamaOlahragaTERBARU

Rakor KONI Sumbar Sepakati Porprov 2026 Tetap Digelar, Meski Anggaran Daerah Terbatas

30
×

Rakor KONI Sumbar Sepakati Porprov 2026 Tetap Digelar, Meski Anggaran Daerah Terbatas

Sebarkan artikel ini
Foto : KONI Sumbar gelar Rakornis bersama seluruh ketua KONI se Sumatera Barat (dok istimewa A3)

Padang, Relasipublik.com— Semangat menjaga eksistensi olahraga di Ranah Minang tetap menyala meski kondisi anggaran daerah tengah menghadapi tantangan. Di tengah keterbatasan fiskal akibat fokus penanganan bencana pada akhir tahun lalu, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 dipastikan tetap digelar pada Oktober mendatang.

Kepastian itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat yang berlangsung di UNP Convention Hall, Sabtu (9/5/26).

Rakor tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan pandangan seluruh pemangku kepentingan olahraga di Sumbar. Meski dalam forum berlangsung banyak usulan, masukan, hingga berbagai pandangan dari masing-masing daerah, namun pada akhirnya seluruh Ketua KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat sepakat untuk mengedepankan kebersamaan demi kemajuan olahraga Sumatera Barat.

Foto : Ketua KONI Kota Solok H. Rudi Horizon menyampaikan pendapatnya di rapat Rakornis KONI Sumbar 2026 (dok istimewa A3)

Suasana rapat yang penuh dinamika justru memperlihatkan kuatnya komitmen bersama untuk menyukseskan Porprov Sumbar 2026 sebagai ajang pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, menegaskan pemerintah provinsi bersama seluruh kepala daerah telah berkomitmen agar agenda olahraga terbesar tingkat provinsi itu tetap terlaksana.

“Tahun 2026 ini tentu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah melakukan beberapa persiapan mulai dari perencanaan hingga kesiapan pelaksanaan dan evaluasi,” ujarnya.

Ia mengakui sempat terjadi pergeseran pembahasan akibat kondisi kebencanaan yang melanda Sumbar pada akhir tahun lalu. Saat itu, sebagian besar alokasi anggaran diarahkan untuk pemulihan dan recovery pascabencana.

Namun melalui rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar bersama para kepala daerah, akhirnya diputuskan Porprov tetap berlangsung pada Oktober 2026.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga sudah mengalokasikan anggaran kegiatan ini dengan segala keterbatasan kondisi anggaran yang tidak baik-baik saja hari ini. Tapi tanpa mengurangi rasa kebersamaan, kegiatan ini tetap dilaksanakan,” katanya.

Mahdianur optimistis Porprov Sumbar 2026 mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya menjadi kebanggaan daerah di tingkat nasional.

“Insyaallah kegiatan ini akan berjalan optimal dan melahirkan hasil-hasil terbaik, khususnya terhadap keberlangsungan pembinaan para atlet kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, memastikan Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait tuan rumah dan cabang olahraga segera diterbitkan.

Menurutnya, pada SK terbaru nanti akan dicantumkan secara resmi kabupaten dan kota tuan rumah lengkap dengan cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Kalau pada SK sebelumnya tuan rumah bersama, maka pada SK berikutnya akan tertulis nama kabupaten dan kota secara formal, kemudian juga cabang olahraganya akan dimuat setelah final,” kata Hamdanus.

Ia menargetkan seluruh proses administrasi tersebut rampung pada awal Juni 2026.

“Kita perkirakan semua tuntas awal Juni dan kita harap sudah ada SK Gubernur,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Porprov juga membutuhkan dukungan sponsor guna menunjang kebutuhan perlengkapan dan teknis pertandingan.

Sejumlah pihak disebut mulai menunjukkan dukungan, mulai dari perbankan hingga perusahaan swasta di Sumbar.

“Kami juga menggalang sponsor. Alhamdulillah sekarang Mandiri sudah masuk, mungkin Bank Nagari juga nanti membantu karena ini BUMD kita. Kami juga menggalang pihak swasta lainnya di Sumatera Barat,” katanya.

Porprov Sumbar 2026 sendiri diproyeksikan menjadi salah satu ajang olahraga terbesar di daerah tersebut. Sekitar 53 cabang olahraga akan dipertandingkan, termasuk sepak bola yang dibagi dalam dua kategori sehingga total pertandingan mencapai sekitar 54 cabor.

“Alhamdulillah sudah ada tujuh kabupaten dan kota yang siap. Kami masih menunggu daerah lain, termasuk Kota Padang yang kemungkinan menjadi yang terbanyak,” ujar Anandya.

Sementara itu, Bendahara Umum KONI Sumbar, Halim Fitra Setiawan, menyebutkan anggaran Porprov yang tengah diproses mencapai sekitar Rp12 miliar.

“Untuk penganggaran sekarang sedang berproses. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp12 miliar. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kadispora untuk memaksimalkan anggaran yang tersedia agar acara ini terselenggara semaksimal mungkin,” katanya.

Anggaran tersebut berasal dari Dispora Sumbar, sementara KONI juga terus mengupayakan tambahan dukungan melalui sponsor demi memastikan pelaksanaan Porprov berjalan sukses.

Di tengah keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan daerah, semangat kebersamaan yang tercipta dalam Rakor KONI Sumbar menjadi modal penting untuk menjaga marwah olahraga Ranah Minang. Dari kebersamaan itulah diharapkan lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional hingga internasional. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *