Kabupaten Tanah Datar

Eka Putra Jenguk Pak Cun, Hormat untuk Jejak Pengabdian Tokoh Tanah Datar

48
×

Eka Putra Jenguk Pak Cun, Hormat untuk Jejak Pengabdian Tokoh Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Kepedulian terhadap para tokoh yang telah mengabdikan diri bagi daerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua TP-PKK Lise Eka Putra mengunjungi mantan Wakil Bupati Tanah Datar periode 2005–2010, Aulizul Syuib, yang akrab disapa Pak Cun, di kediamannya di Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Selasa (2/6/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Parpora, Kepala Dinas Sosial PPPA, Sekretaris Dinas PMD PPKB, Kabag Prokopim, Camat Lintau Buo Utara, serta jajaran terkait lainnya.

Pak Cun, yang dikenal sebagai salah satu pamong senior dan tokoh pemerintahan Tanah Datar, saat ini tengah menjalani perawatan akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Kehadiran rombongan pemerintah daerah menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moril kepada sosok yang pernah ikut mewarnai perjalanan pembangunan daerah tersebut.

Di hadapan keluarga, Bupati Eka Putra menyampaikan doa dan harapan agar Pak Cun segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Menurutnya, sosok Aulizul Syuib bukan hanya mantan pejabat daerah, tetapi juga bagian dari sejarah dan perjalanan pembangunan Tanah Datar.

“Beliau adalah orang tua kita bersama yang telah banyak berjasa bagi Kabupaten Tanah Datar, terutama saat mengemban amanah sebagai Wakil Bupati. Kita tentu berharap dan berdoa semoga Allah SWT segera mengangkat penyakit beliau dan memberikan kesehatan kembali,” ujar Eka Putra.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Tanah Datar untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan Pak Cun. Baginya, menghormati para pemimpin dan tokoh daerah yang telah mengabdikan diri merupakan bagian dari menjaga nilai-nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap jasa para pendahulu.

Kunjungan tersebut menjadi pesan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang program dan infrastruktur, tetapi juga tentang merawat hubungan kemanusiaan serta menghargai orang-orang yang telah meletakkan fondasi kemajuan daerah.

Di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, kehadiran Bupati bersama jajaran di rumah Pak Cun menunjukkan bahwa pengabdian yang pernah diberikan untuk Tanah Datar tidak pernah dilupakan. Sebab, menghormati para pendahulu adalah bentuk penghargaan terhadap sejarah, sekaligus cermin karakter sebuah daerah yang tidak melupakan jasa orang-orang yang pernah berjuang untuk kemajuannya(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *