Kabupaten Solok

SPKPD Diluncurkan, Pemkab Solok Perkuat Kendali Pembangunan Berbasis Teknologi

4
×

SPKPD Diluncurkan, Pemkab Solok Perkuat Kendali Pembangunan Berbasis Teknologi

Sebarkan artikel ini
Foto: Wabup Solok Candra

Solok, Relasipublik.com – Pemerintah Kabupaten Solok mulai memperkuat pengendalian pembangunan daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Langkah tersebut ditandai dengan Launching Sistem Pengendalian Kinerja Pembangunan Daerah (SPKPD) yang digelar di Kabupaten Solok, Rabu (16/9/2026).

Sistem ini dihadirkan untuk mendorong pelaksanaan pembangunan yang semakin terukur, transparan dan akuntabel. Melalui SPKPD, perkembangan program dan kegiatan perangkat daerah diharapkan dapat dipantau serta dievaluasi secara lebih sistematis.

Launching SPKPD dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. Kegiatan turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, S.H., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau yang mewakili, camat se-Kabupaten Solok, narasumber serta sejumlah tamu undangan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, penerapan SPKPD bukan sekadar menghadirkan sistem digital dalam administrasi pemerintahan. Lebih dari itu, sistem tersebut diarahkan menjadi instrumen untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Candra menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan rangkaian proses yang saling terhubung, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga evaluasi.

Karena itu, penguatan sistem pengendalian kinerja menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan tidak berhenti pada perencanaan maupun serapan program, tetapi benar-benar menghasilkan capaian yang dapat diukur.

“Melalui sistem pengendalian kinerja ini, kita berharap seluruh perangkat daerah dapat menjalankan program dan kegiatan secara lebih terukur, transparan, serta sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar H. Candra.

Menurutnya, keberadaan SPKPD diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan. Informasi yang tersaji secara terintegrasi juga dapat menjadi bahan dalam melakukan evaluasi dan menentukan langkah tindak lanjut.

Sistem tersebut harus mampu digunakan untuk membantu perangkat daerah membaca perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi persoalan serta memastikan program pembangunan memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Kepala Administrasi Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Afry Yanto, S.H., dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa launching SPKPD merupakan bagian dari upaya memperkuat mekanisme pengendalian pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Dengan penerapan sistem tersebut, koordinasi antarp perangkat daerah diharapkan semakin efektif, khususnya dalam penyampaian informasi mengenai progres pelaksanaan program dan kegiatan.

SPKPD juga diharapkan mendukung proses monitoring dan evaluasi sehingga informasi pembangunan dapat dikelola secara lebih cepat, terarah dan efisien.

Kehadiran sistem berbasis teknologi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan pola kerja pemerintahan. Data dan informasi pembangunan tidak hanya menjadi bahan pelaporan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk melihat capaian dan melakukan perbaikan.

Dalam konteks tersebut, digitalisasi menjadi alat untuk memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah.

Launching SPKPD juga diisi dengan pemaparan materi oleh Yendi Putra, S.Kom., M.Kom., MTA, CSCU., CEH. sebagai narasumber.

Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dan sistem informasi dalam mendukung pengelolaan serta pengendalian kinerja pembangunan daerah.

Keterlibatan OPD dan kecamatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting karena keberhasilan penerapan SPKPD membutuhkan kesamaan pemahaman serta konsistensi dalam penggunaannya.

Pemerintah Kabupaten Solok berharap seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan sistem tersebut secara optimal, sehingga pengendalian pembangunan tidak lagi berjalan secara parsial, tetapi terintegrasi dalam satu mekanisme.

Pada akhirnya, penerapan SPKPD diharapkan mampu memperkuat budaya kerja pemerintahan yang berorientasi pada hasil.

Setiap program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana target dapat dicapai, bagaimana pelaksanaannya dikendalikan dan apa manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Launching SPKPD kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir, menandai dimulainya penerapan sistem pengendalian kinerja pembangunan berbasis teknologi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. (A3)