Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaBerita UtamaDaerahKabupaten SolokTERBARU

Acara Silaturahmi dan Pidato Pasambahan di Solok : Merawat Tradisi di Tengah Modernisasi

56
×

Acara Silaturahmi dan Pidato Pasambahan di Solok : Merawat Tradisi di Tengah Modernisasi

Sebarkan artikel ini
Suasana pidato pasambahan adat Nagari Salayo. (Foto dok/A2)

KAB SOLOK, RELASI PUBLIK – Jorong Lurah Nan Tigo, Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok menjadi saksi perhelatan silaturahmi adat dengan acara pidato pasambahan adat, Rabu (3/7/24).

Dihadiri oleh berbagai group pidato pasambahan adat, termasuk group dari Nagari Gauang, group Lega Carano, dan Tigo Sapilin Nagari Supayang. Tak ketinggalan, hadir pula Ketua Kan Supayang, Dt. Rajo Aceh, dan perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian randai oleh Sanggar Siriah Pulang Ka Pitunggua. Menurut Dt. Palawan Sati, pengurus Sanggar Siriah Pulang Ka Pitunggua, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi badunsanak serta memperkokoh rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin melestarikan pidato pasambahan adat agar semakin dicintai, terutama oleh generasi muda, sehingga adat ini tidak hilang ditelan zaman,” ujar Dt. Palawan Sati.

Lebih lanjut, Dt. Palawan Sati menekankan bahwa kegiatan ini bukan ajang unjuk kepandaian, melainkan cara untuk melestarikan adat sekaligus mencari dunsanak.

Hal senada disampaikan oleh Pamong Budaya, Wirasto SH, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok. Menurutnya, kegiatan semacam ini sepatutnya dijadikan contoh sebagai upaya menjaga adat salingka nagari.

Wirasto Rajo Ambun, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga adat salingka nagari meskipun di tengah arus modernisasi.

“Ini bukanlah untuk mauji samo sirah, maukua samo panjang. Adat salingka nagari harus tetap dijaga walau dek rancak kilek loyang urang, jan lupo dek kilau ameh,” pesan Wirasto.

Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok menyerahkan piagam penghargaan kepada para pelaku seni yang berkontribusi dalam pelestarian seni budaya.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan dari pemerintah kepada mereka yang telah berperan dalam mengembangkan tradisi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan adat dan budaya, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. (A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *