Solok, Relasipublik.com – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Mahabbah Cup I di Lapangan Sepak Bola Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sabtu (8/8/2026).
Turnamen yang digagas sebagai upaya menghidupkan kembali geliat sepak bola di Nagari Koto Hilalang tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pembinaan generasi muda, sekaligus wadah menyalurkan energi anak muda melalui kegiatan positif.
Pembukaan Mahabbah Cup I turut dihadiri Sekretaris KONI Kabupaten Solok, Camat Kubung, unsur Forkopimcam, para ketua organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, Walinagari Koto Hilalang Yuli Endra, ST, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan pemuda setempat.
Hidupkan Kembali Sepak Bola Koto Hilalang
Penyelenggara Turnamen Mahabbah Cup I, Julius Rahman, mengatakan turnamen tersebut lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali kegiatan sepak bola di Nagari Koto Hilalang yang selama beberapa tahun terakhir tidak terlaksana.
Pada penyelenggaraan perdana, sebanyak enam nagari ambil bagian. Namun, penyelenggara telah menyiapkan target lebih besar untuk penyelenggaraan berikutnya.
“Pada tahun ini kita menyelenggarakan Turnamen Mahabbah Cup I. Insya Allah tahun depan akan ada yang kedua, yang ketiga, dan seterusnya. Tahun ini kita mengundang enam nagari, dan Insya Allah ke depannya kita akan bikin 16, 32, dan seterusnya,” ujar Julius.
Target tersebut menunjukkan adanya keinginan agar Mahabbah Cup tidak berhenti sebagai turnamen sesaat, tetapi berkembang menjadi agenda olahraga masyarakat yang mampu mempertemukan klub-klub sepak bola dari berbagai nagari di Kabupaten Solok.
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemuda Tetap Bergerak
Walinagari Koto Hilalang, Yuli Endra, ST, menyampaikan apresiasi kepada Mahabbah Tour and Travel yang telah memfasilitasi kegiatan kepemudaan melalui turnamen tersebut.
Menurutnya, keberadaan kegiatan olahraga menjadi semakin penting di tengah kondisi refocusing dan pengurangan anggaran yang berdampak terhadap sejumlah kegiatan masyarakat.
“Kami memang berharap kegiatan ini berlanjut tiap tahunnya, sehingga ke depan pemuda-pemuda kita ini tetap melakukan kegiatan-kegiatan olahraga,” ungkapnya.
Ia menilai kegiatan olahraga secara berkelanjutan dapat menjadi salah satu benteng sosial bagi generasi muda. Selain menjaga kesehatan, aktivitas olahraga juga memberikan ruang bagi pemuda untuk berkegiatan secara positif.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat membantu generasi muda menjauh dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba serta penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Bupati Solok: Mahabbah Cup Satukan Anak Muda
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi terselenggaranya Mahabbah Cup I. Ia menilai turnamen tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya berbicara mengenai pertandingan sepak bola.
“Mahabbah Cup Satu ini adalah bagian untuk menyatukan para anak-anak muda se-Kabupaten Solok yang cinta, yang hobi akan sepak bola,” ujar Jon Firman Pandu.
Menurut Bupati, olahraga dapat menjadi media efektif untuk memperkuat hubungan antarpemuda sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat.
“Ini juga sebagai ajang silaturahmi, ajang olahraga, ajang sportivitas dari kita semuanya,” katanya.
Bupati kemudian mengajak seluruh pemuda dan pemudi di Kabupaten Solok untuk menjaga kekompakan dan persatuan serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Para anak muda, para pemuda dan pemudi untuk selalu kompak, untuk selalu bersatu. Berikan yang terbaik bagaimana kita antar sesama anak muda bisa menyatukan semua untuk kebaikan, untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Bupati Ingatkan Bahaya Hoaks di Media Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Hoaks, disinformasi, dan fitnah, kata Bupati, harus dihindari karena dapat merusak persatuan dan hubungan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah semakin besarnya penggunaan media sosial sebagai ruang komunikasi masyarakat. Generasi muda, menurutnya, harus mampu menggunakan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Infrastruktur Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Selain berbicara mengenai olahraga dan kepemudaan, Jon Firman Pandu juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok masih menghadapi berbagai pekerjaan rumah, terutama terkait pembangunan infrastruktur.
Pemerintah daerah, katanya, akan terus melakukan pembenahan secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
Kondisi efisiensi anggaran serta tantangan pascabencana hidrometeorologi menjadi bagian dari pertimbangan pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan.
Meski demikian, Bupati menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan ruang positif bagi generasi muda.
Ditandai Tendangan Bola Pertama
Pembukaan Turnamen Sepak Bola Mahabbah Cup I secara resmi ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Turnamen tersebut diharapkan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menjadi agenda olahraga berkelanjutan di Kabupaten Solok.
Lebih dari sekadar perebutan kemenangan, Mahabbah Cup I diharapkan mampu memperkuat silaturahmi antarnagari, membangun persatuan, dan menciptakan ruang bagi generasi muda Kabupaten Solok untuk berkembang melalui olahraga.
Jika konsisten digelar dan jumlah peserta terus bertambah dari enam menjadi 16 hingga 32 tim seperti yang ditargetkan penyelenggara, Mahabbah Cup berpotensi menjadi salah satu agenda sepak bola masyarakat yang dinantikan di Kabupaten Solok. (A3)












