sumbar.relasipublik.com //Tanah Datar
Penguatan peran lembaga adat kembali menjadi perhatian dalam mendorong pembangunan nagari. Sebanyak 13 pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Simpuruik resmi dikukuhkan oleh Fadly Amran Datuak Paduko Malano di Aula Kantor Wali Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Selasa (21/7/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Tanah Datar Herison, Camat Sungai Tarab Mulkhairi, Wali Nagari Simpuruik Syahrial, para ninik mamak, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Fadly Amran Datuak Paduko Malano yang merupakan putra asli Nagari Simpuruik sekaligus Wali Kota Padang menegaskan bahwa KAN memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah nagari dalam menjaga nilai-nilai adat sekaligus mengawal pembangunan.
Menurutnya, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Wilson M. Khatik Kayo diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat demi mewujudkan Nagari Simpuruik yang lebih maju.
“Sebagai putra daerah, kami berharap setelah dikukuhkannya KAN Simpuruik ini, ke depan dapat membantu jalannya roda pemerintahan nagari agar semakin maju. Ibarat tali tigo sapilin, tungku tigo sajarangan, seluruh unsur harus berjalan seiring dalam membangun nagari,” ujar Fadly.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai pijakan dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan.
“Dengan berpegang teguh pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, seluruh program yang dijalankan akan memiliki arah yang jelas, membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi teladan dalam menjaga nilai adat dan agama,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra melalui Kepala Dinas PMDPPKB Herison menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru KAN Simpuruik. Menurutnya, keberadaan KAN merupakan pilar penting dalam menjaga harmoni sosial, melestarikan adat istiadat Minangkabau, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah nagari dalam menyukseskan pembangunan.
Herison berharap sinergi antara pemerintah nagari, KAN, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, berlandaskan musyawarah, serta tetap berpegang pada nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar meyakini bahwa pembangunan yang berlandaskan nilai adat dan budaya akan melahirkan masyarakat yang kuat, harmonis, dan berkarakter. Karena itu, kami berharap kepengurusan KAN yang baru mampu menjadi perekat persatuan, penjaga marwah adat, sekaligus mitra aktif pemerintah dalam mewujudkan nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Herison mewakili Bupati.
Di kesempatan yang sama, Wali Nagari Simpuruik Syahrial menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pengukuhan pengurus KAN.
Ia optimistis kehadiran kepengurusan baru akan semakin mempererat hubungan antara pemerintah nagari dan lembaga adat sehingga seluruh agenda pembangunan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah hadir dan mendukung pengukuhan ini. Semoga kepengurusan KAN yang baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah nagari sehingga seluruh rencana pembangunan dapat berjalan lancar demi kemajuan Nagari Simpuruik,” tutup Syahrial.
Dengan dikukuhkannya 13 pengurus KAN Simpuruik, diharapkan semangat kebersamaan antara unsur adat, pemerintah, dan masyarakat semakin kokoh dalam menjaga warisan budaya sekaligus mengakselerasi pembangunan nagari yang berlandaskan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah(d13)












