Kota Padang

Hadiri Maulid Nabi di Teluk Bayur, Fadly Amran Ajak Jamaah Perti Dukung Program Pembangunan Padang

×

Hadiri Maulid Nabi di Teluk Bayur, Fadly Amran Ajak Jamaah Perti Dukung Program Pembangunan Padang

Sebarkan artikel ini
Walikota Padang Fadly Amran foto bersama PAC Persatuan Tarbiyah Islamiyah Padang Selatan.

PADANG, RELASIPUBLIK – Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Kecamatan Padang Selatan di Masjid Raya Teluk Bayur, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kabag Kesra Kota Padang Zul Asfi Lubis, Ketua PAC Perti Kecamatan Padang Selatan Idham Tanjung, Prof. Duski Samad, perwakilan KUA Padang Selatan, serta jamaah Perti Padang Selatan.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran mengajak seluruh jamaah Perti Kota Padang untuk bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.

Salah satu program yang disampaikan Fadly adalah Smart Surau. Program tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda melalui masjid dan musala.

“Saat ini sekitar 60.000 siswa telah mengikuti kegiatan Subuh Mubarakah. Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat perhatian terhadap guru mengaji, imam masjid, dan penyediaan ruang pembelajaran digital bagi masjid dan musala di Kota Padang,” ujar Fadly.

Selain bidang pendidikan dan keagamaan, Fadly juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ia mendorong warga mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang.

“Kita bertekad menjadikan Padang sebagai kota nomor satu terbersih di Indonesia. Untuk itu, kami mohon dukungan Bapak dan Ibu untuk melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang, karena sangat menentukan dalam mewujudkan Padang menjadi kota terbersih di Indonesia,” katanya.

Fadly menyebutkan, saat ini Kota Padang berada di peringkat kedelapan sebagai kota terbersih di Indonesia. Karena itu, keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk meningkatkan capaian tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Fadly juga memaparkan cita-cita Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan daerah tersebut sebagai Kota Gastronomi Dunia melalui UNESCO.

Menurutnya, kekayaan kuliner Minangkabau, seperti nasi Padang dan rendang, merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kekayaan kuliner kita seperti nasi Padang dan rendang merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan. Jika kita berhasil menjadi Kota Gastronomi Dunia, maka akan memberikan dampak terhadap kunjungan masyarakat dunia ke Kota Padang, yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Upaya tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-357, yakni “Taste of Padang Experience, Road to Gastronomy City”.

Sementara itu, Prof. Duski Samad dalam tausiyahnya mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW.

Menurutnya, keteladanan Nabi tidak hanya dapat dipelajari dari perjuangan dan kepemimpinan beliau, tetapi juga dari kehidupan keluarga Rasulullah, termasuk istri dan anak-anak beliau.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong umat untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *