KOTO TINGGI, RELASIPUBLIK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Reguler II melaksanakan kegiatan eksplorasi ke Goa Imam Bonjol yang berlokasi di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menggali nilai historis perjuangan bangsa sekaligus memetakan potensi pengembangan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata sejarah unggulan.
Nagari Koto Tinggi dikenal memiliki keterkaitan erat dengan catatan sejarah nasional, salah satunya melalui keberadaan Goa Imam Bonjol yang menjadi saksi bisu perjuangan masa lampau. Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN Unand berupaya mendokumentasikan kondisi fisik situs, mempelajari narasi sejarah yang melekat, serta mengidentifikasi sarana dan prasarana yang diperlukan guna mendukung daya tarik wisatawan.
Perwakilan mahasiswa KKN Unand Reguler II menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung optimalisasi potensi lokal.”Kunjungan pada 12 Juli ini kami fokuskan untuk mempelajari langsung sejarah perjuangan yang ada di Goa Imam Bonjol sekaligus melakukan observasi lapangan. Kami melihat potensi besar yang bisa dikembangkan menjadi wisata edukasi dan sejarah, sehingga kekayaan sejarah Nagari Koto Tinggi dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Pak Fahri, salah seorang kepala jorong Nagari Koto Tinggi, mengungkapkan apresiasinya terhadap kepedulian mahasiswa terhadap warisan sejarah di daerah mereka. “Kami sangat senang adik-adik mahasiswa KKN Unand mau turun langsung ke Goa Imam Bonjol.
Tempat ini punya nilai sejarah yang kuat, namun selama ini promosinya masih terbatas. Harapan kami, dengan adanya kajian dan bantuan publikasi dari mahasiswa, Goa Imam Bonjol bisa lebih dikenal luas dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dalam proses eksplorasi dan pemetaan, mahasiswa menginventarisasi beberapa aspek penting, mulai dari aksesibilitas rute menuju goa, keasrian lingkungan sekitar, hingga potensi integrasi narasi sejarah lokal ke dalam media informasi digital. Hasil observasi dan pemetaan potensi ini nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan materi promosi untuk mendukung kelompok sadar wisata serta pemerintah nagari setempat.
Pemerintah Nagari Koto Tinggi menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN Unand Reguler II. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan situs bersejarah secara berkelanjutan, menjaga kelestarian warisan budaya, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat di Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota.












