Internasional

Idonesia, Malaysia, dan Thailand Dipersatukan Lewat Olimpiade Pendidikan Regional

19
×

Idonesia, Malaysia, dan Thailand Dipersatukan Lewat Olimpiade Pendidikan Regional

Sebarkan artikel ini

NARATHIWAT, THAILAND, relasipublik – Selain di ikuti delegasi pelajar dari Indonesia, iven penyelenggaraan Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara di Universitas Sultan Zainal (UnisZA) dan Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik di Universitas Malaysia Terengganu (UMT) Malaysia Agustus dan September mendatang, juga diikuti 8 sekolah unggulan dari Provinsi Narathiwat, Thailand.

Kedelapan sekolah itu adalah Sekolah Sasnupatam Pattani, Sekolah Darul Ulum Pattani, Sekolah Somboonsasna Pattani, Sekolah Songsermsart Pattani, Sekolah Samakhisart Pattani, Sekolah Darussalam Narathiwat. Sekolah Seusasart Narathiwat, dan  Sekolah Thamislam Yala.

Informasi terbaru dari Thailand ini mengemuka setelah pertemuan Presiden Asosiasi Homestay Teluk Ketapang Terengganu Hj.Azmi bin Abdul Azis dengan para kepala sekolah unggulan boarding school di Thailand Selatan beberapa hari lalu, (9/6/2026).

Pertemuan itu melibatkan Wakil Kepala Jaringan Sekolah Pintar Thailand Selatan Dr.Ibraheng Saleh
Kepala Sekolah Darussalam Dr. NurIhsan, Dr. Muhammadhusnee, serta para kepala sekolah unggulan lainnya.

Selain rencana partisipasi iven Edu – Wisata tersebut,  pertemuan tahun ketiga tersebut menyepakati dukungan sekolah-sekolah Islam untuk terus melakukan peningkatan persaudaraan dan budaya Islam serta Edu-Pariwisata.

Delapan kepala jaringan sekolah unggulan itu setuju mengirim 70 guru dan siswa untuk program Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara di UniSZA dan Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik di UMT Terengganu.

Kepala Jaringan Sekolah Islam Unggul  Thailand Selatan berharap acara Olimpiade ini dapat menyatukan tiga negara tetangga yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Narathiwat adalah provinsi paling selatan di Thailand, berbatasan langsung dengan negara bagian Kelantan, Malaysia. Wilayah ini berjarak sekitar 1.150 km dari Bangkok dan terkenal dengan penduduknya yang mayoritas berbahasa Melayu dan beragama Islam.

Narathiwat terletak di pesisir timur Semenanjung Malaya, berbatasan dengan provinsi Yala dan Pattani di Thailand.Kota perbatasan utamanya adalah Sungai Kolok (Amphoe Su-ngai Golok), yang menjadi pusat ekonomi dan jalur lintasan utama menuju Malaysia.

Populasi penduduknya  merupakan bagian dari wilayah “Deep South” Thailand dengan mayoritas masyarakatnya  merupakan etnis Melayu dan menggunakan bahasa Melayu dialek setempat  sering disebut Melayu Pattani atau Yawi

Daerah ini bisa ditempuh  melalui perjalanan  udara melalui Bandara Narathiwat dengan penerbangan langsung dari Bangkok, serta jalur darat dengan kereta api selatan yang  Terdapat yang berakhir di Sungai Golok.

Sedangkan kalau dari Terengganu ke Narathiwat, Thailand Selatan berjarak sekitar 247 kilometer dengan waktu tempuh perjalanan menggunakan mobil sekitar 5 jam dan tergantung kelancaran lalu lintas dan antrean di gerbang perbatasan imigrasi Bukit Berapit dan Ban Buketa atau Rantau Panjang Malaysia – Thailand.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *