Kota Padang

Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdag Padang Gandeng Perbankan dan Transportasi Daring Dongkrak Daya Beli Masyarakat

19
×

Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdag Padang Gandeng Perbankan dan Transportasi Daring Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Menjelang tahun ajaran baru, aktivitas perekonomian di kawasan Pasar Raya Padang Fase VII menunjukkan tren yang semakin positif. Meningkatnya kunjungan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekolah menjadi momentum penting bagi para pedagang dalam meningkatkan omzet penjualan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan momentum tahun ajaran baru merupakan peluang besar bagi pelaku usaha, khususnya para pedagang yang beraktivitas di Pasar Raya Fase VII.

Menurutnya, kawasan perdagangan tersebut telah siap memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dengan pilihan produk yang lengkap, mulai dari pakaian, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan sekolah.

“Ya, kita untuk saat ini, tentunya dengan mau masuknya tahun ajaran baru, tentu ini sebuah peluang bagi pelaku usaha kita, khususnya pedagang yang berada di Pasar Raya Fase VII. Sama-sama kita ketahui di Fase VII bukan hanya sekedar pakaian, bukan hanya sekedar mukena atau alat tulis saja, tapi juga perlengkapan-perlengkapan sekolah yang dibutuhkan oleh masyarakat kita juga tersedia di Pasar Raya Fase VII,” ujar Fizlan di Padang, Minggu (14/6/2026).

Ia menambahkan, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh berbagai kebutuhan sekolah seperti sepatu, tas, dan alat tulis yang tersedia secara lengkap di kawasan tersebut.

Untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pasar, Dinas Perdagangan Kota Padang terus menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis. Sejumlah sektor yang dilibatkan antara lain perbankan dan penyedia layanan transportasi daring.

“Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan pihak Grab, pihak Bank Nagari, bagaimana menggaet sektor perekonomian, terutama peningkatan daya beli masyarakat kita,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar secara berkala untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan cabai.

Tidak hanya fokus pada peningkatan transaksi perdagangan, Pemko Padang juga berkomitmen meningkatkan kenyamanan pengunjung pasar. Untuk mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Raya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar guna perbaikan sarana dan prasarana umum dalam program revitalisasi Pasar Raya yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman, aman, dan representatif, sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung serta memperkuat posisi Pasar Raya Padang sebagai pusat perdagangan utama di Kota Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *