Kabupaten Tanah Datar

Jembatan Rusak Mulai Dibangun

5
×

Jembatan Rusak Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akhirnya mulai merealisasikan pembangunan kembali sejumlah jembatan vital yang rusak akibat bencana galodo 2024 lalu. Langkah itu ditandai dengan dimulainya pengerjaan Jembatan Simpang Manunggal serta persiapan pembangunan Jembatan Panti yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung lokasi pembangunan bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma, Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Air dan Pertanahan Dinas PUPR Netrizal, serta Kabid Bina Marga Busnika Hamidi, Selasa (26/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Eka Putra menyampaikan pembangunan Jembatan Simpang Manunggal telah resmi dimulai. Saat ini, pengerjaan diawali dengan pembangunan jembatan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pembangunan jembatan permanen berlangsung.

“Alhamdulillah, saat ini jembatan simpang Manunggal sudah mulai dikerjakan. Pembangunan jembatan sementara juga telah dimulai untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Eka Putra.

Ia meminta masyarakat bersabar menghadapi potensi gangguan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pascabencana memang membutuhkan penyesuaian dan dukungan bersama agar pengerjaan dapat berjalan lancar.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, serta Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jembatan ini,” tambahnya.

Tak hanya Jembatan Simpang Manunggal, Eka Putra juga memastikan pembangunan Jembatan Panti segera memasuki tahap tender tahun ini sehingga pengerjaannya dapat segera dimulai.

“Jadi tahun ini jembatan simpang Manunggal dan jembatan Panti sama-sama mulai dikerjakan, termasuk perbaikan ruas jalan Ombilin–Batusangkar. Semoga seluruh proses berjalan lancar, sehingga masyarakat kembali merasa aman dan nyaman saat melintas,” katanya.

Kerusakan jembatan tersebut merupakan dampak dari bencana banjir bandang dan galodo yang menerjang Tanah Datar pada 2024 lalu. Bencana hidrometeorologi itu menghancurkan sejumlah akses jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga permukiman warga di berbagai wilayah.

Akibatnya, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sempat lumpuh karena jembatan-jembatan tersebut merupakan jalur utama penghubung antarwilayah.

Karena itu, pembangunan kembali infrastruktur menjadi prioritas penting pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi yang telah mengalokasikan anggaran perbaikan jembatan rusak akibat galodo tersebut.

Sebagai putera daerah Kecamatan Lima Kaum, Zuldafri mengaku bersyukur pembangunan akhirnya dapat dimulai setelah melalui perjuangan panjang, termasuk dorongan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar hingga ke tingkat pusat.

“Atas nama pribadi dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati Eka Putra yang tiada henti memperjuangkan pembangunan kembali jembatan ini. Bahkan perjuangan itu dilakukan hingga ke Pemerintah Pusat, sehingga kami di DPRD Provinsi juga ikut mendorong penganggarannya,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mendukung proses pembangunan, menjaga ketertiban lalu lintas selama pengerjaan berlangsung, hingga membantu kelancaran proses apabila terdapat kebutuhan lahan untuk pembangunan jembatan sementara maupun permanen.

Pembangunan kembali jembatan-jembatan vital tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Tanah Datar, setelah hampir dua tahun hidup dengan keterbatasan akses akibat bencana yang memorak-porandakan infrastruktur daerah( d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *