Solok, Relassipublik.com— Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Masheri Yanda Boy, S.H sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Senin (24/8/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan turut hadir, di antaranya jajaran Forkopimda, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, Ketua GOW Kabupaten Solok Ny. Lian Octavia Candra, S.Pd, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Solok.

Dalam arahannya, Bupati Jon Firman Pandu mengatakan pergantian maupun penunjukan pejabat merupakan bagian dari dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian pejabat sebelumnya yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kepada Masheri Yanda Boy, Bupati meminta Pejabat Sekda yang baru segera melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran pemerintahan.
“Pak Pejabat Sekretaris Daerah yang baru, Pak Masheri Yanda Boy beserta Ibu, selamat melaksanakan tugas, melakukan segera konsolidasi di tingkat pemerintahan semuanya,” ujar Jon Firman Pandu.
Menurutnya, konsolidasi diperlukan agar koordinasi antarperangkat daerah semakin kuat dan roda pemerintahan dapat berjalan secara efektif.
Bupati menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Solok.
“Pelayanan terhadap masyarakat adalah menjadi ujung tombak bagi kita,” tegasnya.
Ia meminta setiap keluhan yang disampaikan masyarakat tidak sekadar diterima, tetapi dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintah daerah.
Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, lanjutnya, harus mendorong seluruh perangkat daerah melakukan pembenahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati juga mengingatkan para pejabat dan kepala OPD agar menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah. Kerja sama dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah dinilai menjadi kunci untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Selain pelayanan publik, persoalan pengelolaan anggaran menjadi perhatian khusus Bupati Solok.
Di tengah keterbatasan fiskal dan berbagai kebutuhan pembangunan, setiap anggaran daerah diminta digunakan secara efisien, tepat guna dan tepat sasaran.
“Gunakan dengan sebaik-baiknya anggaran-anggaran yang ada ini untuk bagaimana penggunaannya tepat guna, tepat sasaran, dan manfaatnya pun dirasakan oleh masyarakat kita,” katanya.
Bupati mengingatkan seluruh jajaran agar tidak hanya mengejar terlaksananya kegiatan, tetapi memastikan setiap penggunaan APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga meminta seluruh pejabat berhati-hati dalam mengelola anggaran dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.
“Jangan sampai ada persoalan-persoalan, apalagi persoalan hukum di kemudian hari,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Jon Firman Pandu turut mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk menjaga kondisi Kabupaten Solok tetap aman dan kondusif di tengah dinamika nasional maupun global.
Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana juga harus diperkuat. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan terhadap berbagai perkembangan kondisi lingkungan dan cuaca.
“Persoalan kebencanaan hari ini, El Nino masih berkembang dan sangat membahayakan sekali,” ungkapnya.
Karena itu, kesiapsiagaan pemerintah bersama masyarakat dinilai penting agar berbagai potensi risiko dapat diantisipasi sedini mungkin.
Di penghujung arahannya, Bupati Jon Firman Pandu kembali menekankan pentingnya kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan.
Ia berharap kehadiran Pejabat Sekda yang baru tidak hanya memperkuat administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu mendorong koordinasi lintas perangkat daerah sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Mari kita bekerja bersama, berkolaborasi, sehingga apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pelantikan Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekda Kabupaten Solok sekaligus menjadi penegasan bahwa penguatan birokrasi harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Solok. (A3)












