Kota Padang

Parade Tauhid Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 H, Fadly Amran Siap Masukkan ke Agenda Festival Surau

37
×

Parade Tauhid Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 H, Fadly Amran Siap Masukkan ke Agenda Festival Surau

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik– Ribuan umat Islam memadati ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, dalam kegiatan Parade Tauhid memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Parade Tauhid dimulai dari pelataran Masjid Agung Nurul Iman dan dilanjutkan dengan longmarch menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Ribuan peserta berjalan kaki sambil mengumandangkan takbir dan salawat sebagai bentuk syiar Islam dan semangat menyambut tahun baru Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Jelita Donal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, Habib Rizieq Shihab, Derry Sulaiman, sejumlah tokoh Islam nasional, konten kreator Willie Salim, pimpinan dan anggota organisasi kemasyarakatan Islam se-Kota Padang, serta masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Sepanjang perjalanan, peserta mendapatkan tausiah dan pesan-pesan keislaman dari para ulama dan tokoh yang hadir. Setibanya di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, kegiatan dilanjutkan dengan orasi ulama dan tokoh masyarakat, pembacaan resolusi masyarakat Sumatera Barat, serta doa bersama.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi panitia dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Parade Tauhid menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat hijrah menuju perubahan kehidupan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Mudah-mudahan Parade Tauhid ini menjadi bagian dari ikhtiar kita memperlihatkan perubahan demi perubahan ke arah yang lebih baik melalui momentum pergantian tahun baru Islam,” ujar Fadly Amran.

Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) melalui berbagai Program Unggulan (Progul), khususnya Smart Surau dan Sinergi Nagari.

Ia juga mengungkapkan bahwa lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nagari di Dalam Kota menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan niniak mamak dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.

“Selain itu, kami juga tengah menyiapkan revisi Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) sebagai upaya menjawab berbagai persoalan sosial, seperti tawuran, pergaulan bebas, dan penyimpangan perilaku lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fadly menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Padang untuk memasukkan Parade Tauhid ke dalam rangkaian agenda Festival Surau yang rutin digelar setiap tahun.

“Semoga dapat menambah semarak Festival Surau sebagai bagian dari syiar Islam serta penguatan nilai-nilai ABS-SBK di Kota Padang,” tambahnya, yang diamini Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Sementara itu, Anggota DPD RI Jelita Donal selaku inisiator kegiatan menegaskan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum kebangkitan umat Islam yang berangkat dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.

Menurut pria yang akrab disapa Ustadz Jel Fathullah itu, makna hijrah tidak hanya sekadar perpindahan tempat, melainkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunah.

“Aksi longmarch dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol hijrah. Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT dan semakin memperkuat persatuan dan kebangkitan umat Islam khususnya di Sumatera Barat,” harapnya.

Parade Tauhid 1448 Hijriah ini menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Kota Padang tahun ini, sekaligus memperkuat semangat persatuan umat dan syiar Islam dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *