BeritaDaerahKota Padang

Pemko Padang Kembali Jalin MoU dengan Yayasan Putera Sampoerna Tetang Program Pendidikan

22
×

Pemko Padang Kembali Jalin MoU dengan Yayasan Putera Sampoerna Tetang Program Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”, Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Nota kesepahaman ini ditandatangani Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Head of Government Relations Putera Sampoerna Foundation, Mutmainna Syahril, disaksikan Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aie Pacah, Kamis (16/4/2026).

Fadly Amran menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dan bukti komitmen Pemko Padang dalam membuka akses pendidikan tinggi berstandar internasional bagi generasi muda Kota Padang.

“Selamat kepada delapan siswa terbaik Kota Padang yang telah lolos seleksi dan akan menempuh pendidikan di Sampoerna University,” ujarnya.

Fadly Amran menjelaskan bahwa para penerima beasiswa akan menjalani sistem double degree, termasuk kesempatan menempuh satu semester di University of Arizona, Amerika Serikat. Seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup ditanggung penuh oleh Pemko Padang hingga lulus.

“Ini peluang emas sekaligus amanah. Manfaatkan dengan belajar tekun, disiplin, serta menjaga nama baik keluarga dan Kota Padang,” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyebutkan program ini merupakan bagian dari program Padang Juara yang ditujukan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Dari 319 pendaftar, jelasnya, sebanyak 87 peserta lolos tahap awal, kemudian mengerucut menjadi 21 kandidat terbaik, hingga akhirnya terpilih delapan siswa sebagai penerima beasiswa tahun akademik 2026/2027. Mereka berasal dari SMAN 1, SMAN 5, SMAN 9, SMAN 10, dan SMA Adabiah.

“Kami sangat bangga karena capaian akademik peserta program sebelumnya sangat membanggakan, dengan IPK di atas 3,0 bahkan mencapai 4,0, serta tingkat serapan kerja yang tinggi di berbagai sektor. Mereka kini bekerja di sekolah internasional, maskapai penerbangan, hingga perbankan,” ungkap Yopi.

Sementara itu, Elan Merdy menegaskan kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam mencetak generasi berdaya saing global. Ia menyebut tingkat kelulusan program mencapai 100 persen, dengan penyerapan kerja maksimal tiga bulan setelah lulus.

“Sebagian mahasiswa bahkan telah direkrut sebelum menyelesaikan studi. Program ini mendorong mereka siap berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *