Kabupaten Tanah Datar

Rumah Ludes Dilalap Api, Bupati Eka Putra Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lubuk Jantan

18
×

Rumah Ludes Dilalap Api, Bupati Eka Putra Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lubuk Jantan

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Lintau Buo Utara

Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik keluarga Syafrida di Jorong Nusa Indah, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, menyisakan duka mendalam bagi korban. Di tengah cobaan yang harus dihadapi, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) hadir memberikan dukungan dan bantuan bagi keluarga yang terdampak.

Bupati Tanah Datar Eka Putra secara langsung menyerahkan bantuan kepada keluarga korban, Sabtu (13/6/2026), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa keluarga Syafrida. Menurutnya, musibah yang datang tanpa diduga memang meninggalkan kesedihan, namun harus dihadapi dengan ketabahan dan keyakinan bahwa setiap ujian mengandung hikmah.

“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga. Namun jangan sampai larut dalam duka. Insya Allah, setiap musibah pasti memiliki hikmah dan jalan terbaik yang telah disiapkan Allah SWT,” ujar Eka Putra.

Bupati menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana zakat yang dihimpun Baznas Kabupaten Tanah Datar dari para muzakki, termasuk ASN, TNI, Polri dan masyarakat.

Walaupun nilainya tidak mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak dan meringankan beban keluarga pascakebakaran.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu keluarga untuk bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan dengan penuh optimisme,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Tanah Datar Yasmansyah mengatakan bantuan yang disalurkan melalui Program Baznas Tanggap Bencana (BTB) tersebut sebesar Rp6 juta.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari zakat yang dipercayakan masyarakat kepada Baznas untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk korban bencana dan musibah.

“Alhamdulillah hari ini bantuan dapat kami serahkan. Dana ini berasal dari zakat ASN, TNI, Polri dan masyarakat yang mempercayakan zakatnya kepada Baznas. Semoga dapat meringankan beban keluarga korban,” ujarnya.

Yasmansyah juga mengapresiasi komitmen dan perhatian Bupati Eka Putra yang dinilainya selalu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah maupun persoalan sosial lainnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah selama ini turut mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat dan ASN dalam menunaikan zakat melalui Baznas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baznas. Semoga menjadi amal jariyah dan mendatangkan keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.

Di sisi lain, Wali Nagari Lubuk Jantan Mukhlis mengungkapkan bahwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, sesaat setelah pelaksanaan Salat Iduladha, menghanguskan satu unit rumah yang dihuni keluarga besar Syafrida.

Peristiwa tersebut menyebabkan dua kepala keluarga dengan total tujuh jiwa kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka.

“Atas nama masyarakat Nagari Lubuk Jantan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Baznas yang telah menunjukkan kepedulian serta memberikan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah,” ujarnya.

Sementara itu, Syafrida yang menjadi korban kebakaran tak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut. Dengan suara terbata-bata, perempuan berusia 82 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Baznas, dan semua yang telah membantu kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala dan keberkahan,” ucapnya.

Kehadiran pemerintah dan Baznas di tengah musibah ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di Tanah Datar. Ketika bencana datang merenggut harta benda, uluran tangan sesama menjadi harapan yang membantu korban bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *