Kota Padangpanjang

Tebar Bibit Ikan di Rutan, Hendri Arnis Dorong Warga Binaan Bangkit dan Punya Keterampilan Mandiri

11
×

Tebar Bibit Ikan di Rutan, Hendri Arnis Dorong Warga Binaan Bangkit dan Punya Keterampilan Mandiri

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COMWali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, melakukan penebaran bibit ikan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus penguatan ketahanan pangan bagi warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung di area kolam budidaya rutan itu diikuti jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, serta para warga binaan. Suasana penuh semangat terlihat ketika bibit ikan ditebar sebagai simbol harapan baru dan proses pembinaan yang produktif di lingkungan rutan.

Dalam sambutannya, Hendri Arnis memberikan motivasi kepada warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai titik awal perubahan hidup menuju masa depan yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki diri.

Menurut Hendri, program budidaya ikan tidak hanya bertujuan mendukung kebutuhan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah bebas nanti. Keterampilan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha mandiri di tengah masyarakat.

Ia menilai pembinaan berbasis keterampilan produktif sangat penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan. Dengan memiliki kemampuan dan pengalaman kerja, mereka akan lebih siap menjalani kehidupan baru secara mandiri setelah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Hendri juga mengapresiasi jajaran Rutan Kelas IIB Padang Panjang yang terus menghadirkan berbagai program pembinaan positif bagi warga binaan. Menurutnya, pendekatan pembinaan yang humanis dan produktif akan memberikan dampak lebih besar terhadap perubahan perilaku warga binaan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan. Ia menyebut seluruh program yang dijalankan bertujuan membantu warga binaan memiliki masa depan yang lebih baik.

Selain budidaya ikan, Rutan Padang Panjang juga terus mengembangkan berbagai program keterampilan lainnya seperti pelatihan membatik, pembinaan keagamaan, hingga program pendidikan vokasi. Seluruh kegiatan tersebut dirancang agar warga binaan memiliki bekal kompetensi ketika kembali ke masyarakat.

Kunrat juga mengingatkan warga binaan agar tidak mengulangi kesalahan di masa lalu dan memanfaatkan masa pembinaan sebagai proses memperbaiki diri. Ia berharap para warga binaan dapat keluar dari rutan dengan semangat baru dan keterampilan yang bermanfaat.

Program budidaya ikan di lingkungan pemasyarakatan sendiri kini menjadi salah satu model pembinaan yang banyak dikembangkan di berbagai daerah. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut terbukti efektif melatih disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan warga binaan.

Di Padang Panjang, kegiatan penebaran bibit ikan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur DPRD dan organisasi perangkat daerah terkait. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem pembinaan yang lebih produktif dan berorientasi pada masa depan warga binaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga memperoleh kesempatan belajar dan berkembang. Hendri Arnis menegaskan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan siap menjalani kehidupan baru setelah kembali ke tengah masyarakat.(gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *