Kota Padang

Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang 2026 Terpilih, Pemko Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

×

Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang 2026 Terpilih, Pemko Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak (Pilwadu) Kota Padang Tahun 2026. Pada ajang yang digelar di Lantai 1 Youth Center Padang, Sabtu (25/7/2026), M. Alkhalifi Hakim dan Mufidah Salma Putri resmi dinobatkan sebagai Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik Kota Padang Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman, serta 14 finalis dan para Duta Anak Kota Padang 2026.

Pilwadu 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 sekaligus menjadi wujud nyata upaya Pemko Padang dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Ketua TP PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak dini.

“Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk melatih keberanian, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kepedulian, dan tanggung jawab anak sejak dini. Siapa pun yang terpilih, jadilah teladan, sahabat bagi anak-anak lainnya, serta penyambung suara anak-anak Kota Padang kepada Pemerintah Kota Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menilai keterlibatan anak dalam berbagai kegiatan pembangunan menjadi langkah penting untuk mendorong kreativitas sekaligus menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

“Optimalisasi peran anak dalam pembangunan diwujudkan melalui keikutsertaan anak dalam kegiatan yang mampu mendorong kreativitasnya, salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak. Sudah saatnya suara anak didengar dan menjadi kontribusi bagi pembangunan. Semoga anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin masa depan,” katanya.

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menjelaskan bahwa Pilwadu 2026 diikuti sebanyak 111 peserta dari berbagai sekolah di Kota Padang. Mereka menjalani seleksi administrasi berupa penilaian esai dan video hingga menyisakan 32 peserta terbaik, kemudian mengikuti tahapan wawancara dan unjuk bakat sampai terpilih 14 finalis pada babak puncak.

Menurutnya, pelaksanaan tahun ini merupakan penyelenggaraan keenam sejak dimulai pada 2021. Selain itu, tahun 2026 menjadi tahun kedua dibukanya kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas.

“Kegiatan ini merupakan pelaksanaan tahun keenam sejak 2021 dan telah menjadi inovasi daerah sebagai wujud implementasi Kota Layak Anak. Tahun ini juga menjadi tahun kedua kami membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas,” ungkap Boby.

Selain menetapkan Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik, dewan juri juga memilih sejumlah Duta Anak pada berbagai kategori, di antaranya Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Kesehatan Anak, Duta Cegah Kawin Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, Duta Literasi dan Budaya, serta Duta Anak Pejuang Disabilitas.

Melalui penyelenggaraan Pilwadu 2026, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan Kota Layak Anak secara terencana dan berkelanjutan. Program ini sejalan dengan Visi Kota Padang 2025–2029 serta Program Unggulan Padang Melayani yang menitikberatkan pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *