sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Di tengah keterbatasan anggaran dan tuntutan transparansi publik, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers melalui momentum berbuka puasa bersama yang digelar di Indo Jolito Batusangkar, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri puluhan media mitra ini menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan pers dalam menjaga arus informasi pembangunan tetap berjalan, meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar, Dedi Tri Widono, menyebut kerja sama dengan 59 media saat ini telah memiliki pola yang lebih terstruktur dibanding tahun sebelumnya. Melalui skema tersebut, pemerintah dapat menyampaikan informasi pembangunan secara lebih luas, sementara media memperoleh dukungan melalui sistem jasa pemberitaan berbasis kliping.
“Ini menjadi bentuk simbiosis mutualisme, di mana pemerintah terbantu dalam diseminasi informasi, dan media mendapatkan penghargaan atas kerja jurnalistiknya,” ujarnya.
Namun demikian, Dedi mengakui anggaran publikasi masih terbatas, sehingga diperlukan penyesuaian dan dukungan tambahan untuk menjaga keberlanjutan kerja sama tersebut.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dalam kesempatan itu menegaskan peran media sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah, terutama dalam masa pemulihan pascabencana dan keterbatasan fiskal daerah.
“Apa yang disampaikan media, baik kritik maupun saran, menjadi bahan evaluasi penting bagi kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk pengembalian dana transfer ke daerah (TKD) serta pembiayaan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi.
Melalui penguatan kemitraan ini, pemerintah berharap media dapat turut menyampaikan kondisi riil daerah kepada masyarakat, sekaligus menjadi jembatan informasi atas berbagai upaya yang tengah dilakukan pemerintah di tengah keterbatasan(d13)












